LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Lelang Amburadul Jadi Penyebab Rendahnya Harga Karet di Sumsel

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian mengungkapkan, selama ini sistem lelang yang dilakukan masih secara bergantian. Alhasil, harga karet yang dipatok tidak satu harga, bahkan jauh dari harga di pasaran dunia.

2019-03-15 16:49:11
Industri karet
Advertisement

Harga karet di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih belum stabil alias rendah. Salah satu penyebabnya adalah sistem lelang yang belum baik.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian mengungkapkan, selama ini sistem lelang yang dilakukan masih secara bergantian. Alhasil, harga karet yang dipatok tidak satu harga, bahkan jauh dari harga di pasaran dunia.

"Sistem lelang belum baik. Seharusnya lelang dilakukan secara besar-besaran dalam satu hari, dengan harga yang sama sehingga para pembeli pun turun langsung ikut lelang," ungkap Rudi, Jumat (15/3).

Advertisement

Dalam situasi itu, kata dia, pengusaha asal Jambi, Riau, dan Medan datang ke Sumsel untuk membeli karet dengan harga murah. Oleh karena itu, pihaknya berencana menerapkan pelelangan terpusat di 177 Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang ada di 14 kabupaten/kota di Sumsel.

"Kami ingin petani karet kembali bergairah melalui sistem lelang yang baru ini," kata dia.

Rudi menambahkan, harga karet di Sumsel tertanggal 15 Maret 2019 masih terbilang rendah. Untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen di harga Rp 17.975 per kilogram, KKK 70 persen Rp 12.583 kg, KKK 60 persen Rp 10.785 per kg, KKK 50 persen Rp 8.999 kg, dan KKK 40 persen berada di harga Rp 7.190 kg.

Advertisement

"Rata-rata petani di Sumsel menjual karet dengan kadar 40 dan 50 persen," pungkasnya.

Baca juga:
Jelang Peringatan 70 Tahun Diplomatik, RI Minta Thailand Naikkan Harga Karet
Genjot Produksi Karet Petani Sumsel, Presiden Jokowi Beri Bantuan Pupuk
4 Strategi Presiden Jokowi Angkat Harga Karet Indonesia
Presiden Jokowi Perintahkan PUPR Bangun Seluruh Jalan Provinsi Pakai Aspal Karet
Kementerian PUPR Serap 2.500 Ton Karet untuk Pembangunan 65 Km Jalan Aspal
Indonesia, Thailand dan Malaysia Sepakat Batasi Ekspor Karet Hanya 240.000 Ton

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.