LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ledakan bom di Surabaya ikut porak porandakan ekonomi dan nilai tukar Rupiah

"Serangan bom ini tentu akan berdampak kepada jalannya ekonomi di Surabaya dan juga perekonomian nasional. Setiap peristiwa pengeboman akan secara signifikan berdampak terhadap investasi dan kunjungan wisata."

2018-05-13 10:38:05
Bom Surabaya
Advertisement

Ledakan bom baru saja terjadi di Gereja Katolik Santa Maria, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur. Tak hanya itu, ledakan dilaporkan juga terjadi di gereja yang berada di Jalan Diponegoro, Surabaya.

Adanya ledakan ini dipandang akan mengganggu investasi dan wisata di kota Surabaya tersebut.

Ekonom Centre of Reform on Economics (CENTRE), Piter Abdullah mengatakan, peristiwa tersebut berdampak signifikan pada destinasi wisata di kota Surabaya.

Advertisement

"Serangan bom ini tentu akan berdampak kepada jalannya ekonomi di Surabaya dan juga perekonomian nasional. Setiap peristiwa pengeboman akan secara signifikan berdampak terhadap investasi dan kunjungan wisata," tuturnya kepada Liputan6.com, Minggu (13/5).

Menurutnya, ledakan yang terjadi tersebut berpengaruh pada kondisi Rupiah yang kini tengah alami pelemahan. Ledakan tersebut menciptakan tekanan baru pada Rupiah dan pasar keuangan.

"Sangat disesalkan serangan bom terjadi di saat kondisi Rupiah sekarang ini. Kita berharap kepolisian bisa bergerak cepat mengungkap kejadian ini sehingga dampak negatif peristiwa ini bisa diminimalkan," ujarnya.

Advertisement

"Rupiah akan semakin sulit kembali ke keseimbangan awal di bawah Rp 14.000. Demikian juga indeks saham dan harga SUN. Yield SUN akan semakin tinggi dan mempersulit APBN," kata Piter.

Sementara itu, pengamat Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengungkapkan ledakan yang terjadi tidak begitu berpengaruh pada kondisi perekonomian di Surabaya. Menurutnya, kondisi investasi lebih dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi dan suku bunga acuan The FED.

"Dulu pada saat ada peristiwa teror di gereja Yogyakarta pun hampir tidak berdampak ke sentimen pasar. Investor saat ini lebih mencermati data data ekonomi makro dan tren kenaikan bunga acuan The Fed," ujarnya.

Dalam pandangannya, kondisi usaha di Surabaya masih akan terbilang stabil pasca ledakan yang terjadi. "Prospek bisnis di Surabaya masih cerah dengan tingkat populasi kelas menengah yang semakin besar. Pengembangan kawasan industri juga bagus. Dampak dari teror hari Minggu ini kecil sekali. Pelaku usaha saya kira sangat rasional," tandas dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini penjelasan Sri Mulyani soal pelemahan Rupiah
Pemprov Kalimantan Timur siapkan daging segar 16.028 ton jelang Ramadan 2018
Sri Mulyani berencana buat film sejarah Kementerian Keuangan
Menteri Sri Mulyani tegaskan gaji Rp 3 juta tak perlu bayar pajak
Menteri Sri Mulyani pernah ancam bubarkan Ditjen Bea Cukai

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.