Lebaran usai, warga Papua berbondong-bondong jual emasnya
Hal ini diakui sudah rutin terjadi tiap tahun di setiap selesainya perayaan hari besar keagamaan.
Warga di Kota Jayapura berbondong-bondong menjual emasnya usai Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah berakhir. Hal ini terlihat dari ramainya kunjungan masyarakat ke sejumlah toko emas setempat.
Pemilik Toko Emas Laju Jayapura, Jumadi, mengatakan saat ini transaksi jual beli emas di tokonya didominasi penjualan emas yang dilakukan masyarakat.
"Sekarang paling banyak orang yang datang ke sini untuk jual emasnya, sedikit sekali yang beli emas," ujarnya seperti dilansir dari Antara, Selasa (21/7).
Hal ini, menurut Jumadi, sudah rutin terjadi tiap tahun di setiap selesainya perayaan hari besar keagamaan. "Ini sudah jadi kecenderungan setiap tahun, selesai Lebaran atau Natal, pasti masyarakat banyak jual emasnya," ucapnya.
Sebelum Lebaran, ungkap Jumadi, terjadi peningkatan pembelian emas oleh masyarakat yang angkanya cukup besar.
"Sejak seminggu sebelum Lebaran banyak sekali yang datang beli emas, dibandingkan hari biasa peningkatannya bisa sampai 70 persen," katanya tanpa merinci jumlah transaksi yang terjadi.
Untuk harga emas, ucap Jumadi, sudah dua hari mengalami penurunan, dari yang sebelumnya Rp 505.000 per gram, kini menjadi Rp 490.000 per gram.
Baca juga:
Sambut lebaran, warga Lamongan banyak jual perhiasan emas
Harga emas Antam dibuka stagnan Rp 551 ribu per gram
Sepekan jelang Lebaran, harga emas naik tipis
Harga emas kembali dibuka stagnan Rp 550.000 per gram
Harga emas Antam dibuka Rp 550 ribu per gram