Laras Energy minta hulu tekan harga LNG untuk konsumen
PT Lara's Ngarso Gede (Laras Energy) selaku pihak penyalur gas alam cair (Liquified Natural Gas/LNG) menyatakan, harga LNG yang didapatkan perusahaan dari hulu masih terlampau tinggi. Hal itu menyebabkan nilai jual kepada pihak konsumen mahal, sehingga menyulitkan konsumsi gas alam cair di tingkat domestik.
PT Lara's Ngarso Gede (Laras Energy) selaku pihak penyalur gas alam cair (Liquified Natural Gas/LNG) menyatakan, harga LNG yang didapatkan perusahaan dari hulu masih terlampau tinggi. Hal itu menyebabkan nilai jual kepada pihak konsumen mahal, sehingga menyulitkan konsumsi gas alam cair di tingkat domestik.
Adapun LNG yang dibawa perseroan berasal dari Kilang Tangguh di Papua dengan harga sekitar USD 8 per MMBTU. Harga jual kepada konsumen pun kemudian melambung jadi USD 20-21 per MMBTU, lantaran adanya ongkos transportasi yang harus ditanggung penyalur.
Direktur Utama Laras Energy Andy Jaya Hermawan mengatakan, harga akhir yang mahal tersebut membuat banyak pelaku industri lokal yang belum tertarik untuk coba menggunakan gas alam cair.
"Harapannya orang-orang kan kalau mereka pakai gas (LNG) bersih murah. Kalau ini kan jatuhnya sama-sama malah cendrung lebih mahal," keluh dia di Jakarta, Kamis (1/11).
"Soalnya harga minyak dunia kan lagi naik. Harapannya ke depan, LNG ini untuk domestik jangan ikut harga untuk ekspor dong," sambungnya.
Dia menambahkan, komitmen pemerintah melalui SKK Migas untuk memperbesar penggunaan gas alam cair dalam negeri seharusnya turut diselaraskan dengan adanya alokasi harga khusus bagi LNG. "Menurut saya jangan insentif lah, harga di hulu saja kok. Harga di hulu dan pemerintah diperbaiki, kemudian sediakan fasilitas, sudah selesai," imbuh dia.
Rencana ke depan, Andy melanjutkan, Laras Energy akan coba masuk kirim LNG ke berbagai sektor industri di Tanah Air, salah satunya industri properti.
"Kita maunya ini clusterring untuk properti. Misalnya di suatu area besar, kita buat area untuk regasifikasi, jadi LNG kontainernya kita bawa ke suatu tempat kemudian dari sana kita distribusikan dalam bentuk pipa," tutur dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Infrastruktur jadi kunci pemanfaatan gas alam cair domestik
Patra Bali jadi hotel pemakai LNG pertama di Bali
Pertamina pasok LNG untuk industri di Dumai
Manfaatkan LNG untuk PLTG Sambera, PLN hemat Rp 70 M per tahun
Beralih gunakan LNG, PLN hemat Rp 70 miliar di PLTG Sambera