LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Laba Bank Mandiri Syariah meroket 67 persen jadi Rp 435 miliar di kuartal III-2018

Pertumbuhan laba didorong oleh penumbuhan bisnis (pembiayaan dan pendanaan), Fee Based Income (FBI), perbaikan kualitas pembiayaan, dan efisiensi biaya.

2018-11-08 12:02:33
Bank Mandiri
Advertisement

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mencatatkan laba bersih Rp 435 miliar di kuartal III-2018. Angka ini meroket 67 persen jika dibandingkan laba periode sama tahun lalu yang hanya Rp 261 miliar.

Pertumbuhan laba didorong oleh penumbuhan bisnis (pembiayaan dan pendanaan), Fee Based Income (FBI), perbaikan kualitas pembiayaan, dan efisiensi biaya.

Pembiayaan Mandiri Syariah per kuartal III-2018 tumbuh sebesar 11,11 persen (yoy), semula Rp 58,72 triliun pada kuartal III-2017, menjadi Rp 65,24 triliun. Segmen Konsumer mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan sebesar 28,65 persen (yoy) dari semula Rp 19,54 triliun menjadi Rp 25,14 triliun.

Advertisement

"Kami bersyukur pertumbuhan pembiayaan tersebut tetap diiringi dengan kualitas yang baik," kata Direktur Utama Mandiri Syariah Toni E.B. Subari di kantornya, Kamis (8/11).

Perbaikan kualitas tercermin dari penurunan NPF Nett semula 3,12 persen menjadi 2,51 persen. Sementara, NPF Gross turun dari 4,69 persen menjadi 3,65 persen.

Toni E.B. Subari memaparkan peningkatan FBI sebesar 16,34 persen dari Rp 681 miliar menjadi Rp 792 miliar pada kuartal III-2018. Peningkatan tersebut disumbang oleh kenaikan transaksi elektronik channel dan bisnis treasury.

Advertisement

Dari sisi pendanaan, Mandiri Syariah mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,07 persen dari Rp 74,75 triliun pada kuartal III-2017 menjadi Rp 82,28 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong produk tabungan yang meningkat 13,77 persen menjadi Rp 32,99 triliun per kuartal III-2018.

Dengan perolehan tersebut, aset Mandiri Syariah per kuartal III-2018 tumbuh 11,01 persen dari Rp 84,09 triliun per posisi kuartal II-2017 menjadi Rp 93,35 triliun.

Berkaitan dengan Milad ke-19 dan untuk melengkapi layanan digital kepada Nasabah, Mandiri Syariah meluncurkan layanan asisten interaktif melalui sosial media dengan nama Aisyah. Aisyah akan menjawab pertanyaan dan keluhan nasabah melalui telegram, Facebook Messenger dan live chat di website. Mandiri Syariah juga melakukan enhancement mobile banking pada platform IOS.

"Alhamdullilah, kami bersyukur atas semua pencapaian ini dan berterimakasih kepada stakeholders terutama nasabah atas kepercayaan dan loyalitasnya kepada Mandiri Syariah,’’ ujar Toni EB Subari.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kemenko Perekonomian sepakati kerjasama layanan keuangan dengan Bank Mandiri
Bank Mandiri gandeng Ditjen Pajak sosialisasikan PPh 0,5 persen ke 11.590 UMKM
Kemenkeu dan lima BUMN jalin kerja sama tingkatkan UMKM dalam negeri
Hadapi digital banking 2019, Bank Mandiri bakal buka pekerjaan ini
Strategi perbankan atasi penurunan margin bunga bersih

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.