LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Laba Bank Mandiri meroket 43,7 persen jadi Rp 5,7 triliun di kuartal 1/2018

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo mengakui, kinerja perusahaan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba pun sejalan dengan pertumbuhan volume bisnis perseroan.

2018-04-24 17:12:17
Bank Mandiri
Advertisement

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan laba bersih Rp 5,9 triliun di kuartal 1/2018. Angka laba ini naik 43,7 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang hanya Rp 4,1 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo mengakui, kinerja perusahaan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba pun sejalan dengan pertumbuhan volume bisnis perseroan.

"Laba masih naik signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang lalu," kata pria yang akrab disapa Tiko tersebut dalam acara Paparan Publik Laporan Keuangan Kuartal I-2018 Bank Mandiri, di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, Selasa (24/4).

Advertisement

Meski berhasil meraup laba, Tiko mengatakan ada hal yang harus di garis bawahi, yaitu adanya perlambatan pada penyaluran kredit. Tercatat selama kuartal-I 2018, Bank Mandiri menyalurkan kredit sebesar Rp 703,0 triliun atau hanya naik 7,1 persen dari penyaluran di periode sebelumnya sebesar Rp 656,2 triliun.

"Ada sedikit perlambatan pada penyaluran kredit, karena kita fokus untuk meningkatkan dana murah dan kita turunkan deposito mahal. Kredit turun signifikan terutama kita turunkan pada kredit korporasi dan konsumer," ujarnya.

Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan 5,2 persen dari periode yang sama pada tahun lalu menjadi Rp 769,3 triliun dari semula Rp 731,1 triliun. Perbankan pelat merah ini juga berhasil menekan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) menjadi 3,32 persen dari sebelumnya 3,98 persen di Maret tahun lalu. Tiko optimis di akhir tahun NPL akan berhasil ditekan hingga angka 2,7 persen.

Advertisement

Sementara itu, untuk aset, Mandiri juga bertumbuh sebesar 6,2 persen dari sebelumnya Rp 1.034,3 triliun di Maret 2017 menjadi Rp 1.098,2 triliun di tiga bulan pertama tahun ini.

Baca juga:
Naiknya harga minyak hingga suku bunga AS bikin Rupiah anjlok
Bank Mandiri gandeng ICBC perkuat transaksi valas
Bank Mandiri dan Pupuk Indonesia serap ribuan ton gabah petani di Karawang
Bos Mandiri sependapat dengan KPK batasi transaksi tunai Rp 25 juta, ini alasannya
Bank Mandiri gandeng Lombar Ordier tawarkan produk private wealth di Asia Tenggara

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.