LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kurs Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Level Rp14.277 per USD

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, pemerintah telah mengumumkan bahwa masyarakat yang sudah di vaksinasi dengan dosis lengkap mencapai 80 juta orang. Sementara hampir 60 orang sudah mendapatkan vaksinanasi dosis pertama.

2021-11-11 15:41:00
Rupiah
Advertisement

Nilai tukar atau kurs Rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp14.277 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.254 per USD. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, namun ditutup melemah direntang Rp14.260 hingga Rp14.230 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, pemerintah telah mengumumkan bahwa masyarakat yang sudah di vaksinasi dengan dosis lengkap mencapai 80 juta orang. Sementara hampir 60 orang sudah mendapatkan vaksinanasi dosis pertama.

"Sedangkan dari data penanganan satgas Covid-19 hingga saat ini lebih dari 90 persen masyarakat masih taat bermasker," kata Ibrahim dalam riset harian, Jakarta, Kamis (11/11).

Advertisement

Angka tersebut menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya Covid-19 gelombang ketiga yang diperkirakan terjadi di Desember 2021 dan akan berdampak terhadap Kuartal I 2022.

"Guna untuk mengantisipasi ancaman gelombang ketiga maka pemerintah menganjurkan kepada masyarakat agar tetap berdisiplin protokol kesehatan (Prokes) sambil menyadarkan diri sendiri dan orang di sekelilingnya," kata Ibrahim.

Selain menggunakan masker, pemerintah juga mengimbau untuk terus menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selain itu walaupun saat ini Covid-19 sudah mengalami penurunan yang signifikan namun pemerintah terus akan menerapkan Pemberlakuan Penerapan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Advertisement

"Apabila hal tersebut bisa terpenuhi maka pertumbuhan ekonomi akan kembali pulih dan itu terlihat dari melonjaknya konsumsi masyarakat dan beroperasinya proyek-proyek infrastruktur yang selama ini masih terbengkalai. Hal Ini bisa terjadi di tahun 2022 apabila Covid-19 gelombang ketiga bisa teratasi dengan baik," jelasnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.