LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kurangi impor, PT Garam jajaki kerja sama dengan China

Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama PT Garam (Persero) melakukan penjajakan kerja sama dengan China Salt Industry Coorporation, perusahaan garam terbesar di China. Ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan garam dalam negeri yang masih bergantung pada impor.

2018-08-08 12:43:52
Swasembada Garam
Advertisement

Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama PT Garam (Persero) melakukan penjajakan kerja sama dengan China Salt Industry Coorporation, perusahaan garam terbesar di China. Ini sebagai upaya memenuhi kebutuhan garam dalam negeri yang masih bergantung pada impor.

PT Garam merupakan satu-satunya perusahaan yang memproduksi garam di Indonesia, dengan kapasitas produksi 350 ribu ton/tahun. Usaha dan produksi garam tidak terlalu besar karena bergantung iklim dan dihasilkan secara on-farm. Kualitas dan kuantitasnya pun belum terlalu banyak.

Sementara itu kebutuhan garam di Indonesia 4.5 juta ton/tahun. Selain PT Garam, penghasil garam adalah petani garam dengan total lahan 25 ribu hektar (5.000 hektar milik PT Garam).

Advertisement

"Untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri yang ada hanya 2,3 juta ton/tahun, sisanya masih impor. Target PT Garam tahun 2021 adalah memenuhi 50 persen permintaan dalam negeri," kata Djauhari dikutip Antara, Rabu (8/8).

Menurutnya, kunjungan tersebut untuk mengetahui cara memproduksi garam dalam jumlah yang banyak dan kualitas yang baik, di mana CNSIC memproduksi 18 juta ton/tahun dan sebagian besar merupakan garam sumur (tambang garam), sehingga produksinya tidak bergantung pada musim.

"Kami akan ikut mendorong kerja sama PT GARAM dengan CNSIC, termasuk kemungkinan berinvestasi dan berproduksi agar Indonesia mengurangi impor, malah mungkin ekspor," imbuhnya.

Advertisement

Dalam pertemuan di KBRI Beijing Selasa (7/8) untuk penjajakan kerja sama bisnis tersebut, hadir Komisaris PT Garam Eniya Listiani Dewi, didampingi Direktur Farmasi dan Medika, BPPT, Imam Paryanto.

Baca juga:
Bupati setuju, PT Garam dan BPPT gunakan 225 ha lahan di Kupang untuk produksi garam
Meski bermasalah, pemerintah tetap lanjutkan perluasan lahan garam di NTT
Penggunaan 225 hektare lahan untuk industri garam tunggu rekomendasi bupati Kupang
Kegembiraan para petani garam bersama Menperin Airlangga
Tiga langkah Menperin Airlangga tingkatkan kualitas garam lokal

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.