Kuartal I 2017, BRI raup laba Rp 6,47 triliun
Kuartal I 2017, BRI raup laba Rp 6,47 triliun. Angka ini meningkat 5,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,1 triliun. Pertumbuhan laba tahun ini didukung oleh kenaikan fee based income. Di mana sepanjang kuartal I 2017, Bank BRI mampu meraup fee based income senilai Rp 2,5 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), hingga akhir Maret 2017, meraup laba bersih sebesar Rp 6,47 triliun. Angka ini meningkat 5,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,1 triliun.
Direktur Utama BRI, Suprajarto, mengatakan pertumbuhan laba tahun ini didukung oleh kenaikan fee based income. Di mana sepanjang kuartal I 2017, Bank BRI mampu meraup fee based income senilai Rp 2,5 triliun atau naik 29,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2 triliun.
Penyumbang fee based income terbesar adalah dari simpanan sebesar 39 persen dan fee terkait e-banking sebesar 23 persen.
"Secara keseluruhan, fee based income berkontribusi sebesar 9,2 persen dari total seluruh pendapatan BRI di kuartal I 2017 atau meningkat dibandingkan dengan kuartal I 2016 di mana fee based income berkontribusi sebesar 7,8 persen dari total pendapatan Bank BRI," tuturnya dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan Triwulan I tahun 2017 di Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, Kamis (20/4).
Dirinya melanjutkan, di akhir 2017, BRI menargetkan pencapaian laba bersih tumbuh 3 persen hingga 5 persen dibandingkan pencapaian di Desember 2016.
"Berkaca dari kinerja sepanjang kuartal I 2017, Bank BRI optimis mampu mencapai target yang telah ditetapkan di akhir tahun 2017," ujarnya.
Baca juga:
BRISyariah umumkan pertumbuhan kinerja tahunan 2016
Bersiap, BRI dan Garuda Indonesia kembali gelar GOTF 2017
Hingga Maret 2017, BRI salurkan KUR mencapai Rp 11,8 triliun
BRI dan Pegadaian kerja sama penyediaan fasilitas pick up service
Polisi bongkar sindikat penipu bermodus undian BRI
BRI bagikan dividen sebesar 40 persen dari laba ke pemegang saham
BRI angkat mantan menteri Bappenas sebagai komisaris utama