KTT G20 Sumbang Rp7,4 Triliun ke Ekonomi RI, Serap 33.000 Lapangan Kerja
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mencatat, kontribusi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali terhadap perekonomian nasional mencapai USD533 juta atau Rp7,4 triliun. Selain itu, KTT G20 juga menyerap lebih dari 33 ribu lapangan kerja baru.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mencatat, kontribusi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali terhadap perekonomian nasional mencapai USD533 juta atau Rp7,4 triliun. Selain itu, KTT G20 juga menyerap lebih dari 33 ribu lapangan kerja baru.
"(KTT) G20 ini merupakan momen kebangkitan ekonomi dan kebanggaan dari bangsa kita," ujar Sandiaga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/11).
Tak hanya itu, ajang KTT G20 juga berdampak positif terhadap perekonomian Bali. Hal ini ditandai dengan meningkatnya okupansi hotel di kawasan Nusa Dua meningkat hingga 70 persen.
"Kami prediksi hingga akhir tahun 2022 tingkat okupansi hotel di Bali tetap tinggi terutama memasuki masa liburan nataru (natal dan tahun baru) yang rata-rata (angka kedatangannya) mencapainya 24 ribu perhari," katanya.
Oleh karena itu, ia mengungkapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang turut serta menyukseskan pelaksanaan KTT G20 di Bali. "Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah memberikan sumbangsih terbaik bagi kontribusi terbaik Indonesia sebagai sebuah bangsa yang sangat diperhitungkan dan mampu mencetak sebuah prestasi menjadi host yang sukses untuk KTT G20," ungkap Sandiaga.
Baca juga:
CEK FAKTA: Hoaks Jokowi Usir Joe Biden dari Indonesia
Andre Taulany Jajal Touring dengan Electrum, Motor Listrik yang Nampang di KTT G20
KTT G20 Tingkatkan Okupansi Hotel di Nusa Dua Hingga 70 Persen
Gua Digital: Topik Transformasi Digital di B20 adalah Kunci Pemulihan Ekonomi
Pertamina Soal KTT G20 Sepakat Hapus Subsidi BBM: Kami Ikut Regulasi
VIDEO: Begini Operasi Modifikasi Cuaca Pilot TNI AU Dari Pesawat C-212 Cassa saat G20