Konflik Marawi tak pengaruhi perbankan Filipina
Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) Amando M. Tetangco, Jr mengatakan pertempuran antara Pasukan Filipina dengan ISIS di Marawi tidak menghambat laju pertumbuhan perbankan di negara tersebut.
Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) Amando M. Tetangco, Jr mengatakan pertempuran antara Pasukan Filipina dengan ISIS di Marawi tidak menghambat laju pertumbuhan perbankan di negara tersebut.
"Presiden Filipina telah mendeklarasikan untuk mencari solusi atas masalah di negara bagian Filipina tersebut. Dan permasalahan ini dampaknya sangat kecil (terhadap perbankan)," kata Tetangco, di Fairmont Hotel, Jakarta, Minggu (4/6).
Untuk itu, Tetangco menjamin kemudahan perbankan asing yang akan melakukan kerja sama dengan Filipina.
"Filipina pada dasarnya sangat terbuka jika ada perbankan asing yang mau masuk ke negara kita. Faktanya, dua tahun lalu kita mengizinkan masuknya 100% bank asing ke negara kita," ujarnya.
Tetangco mengungkapkan, pihaknya sudah menawarkan kerja sama ke Qualified ASEAN Bank (QAB), termasuk bank-bank dari Indonesia.
"Dan kita berharap, di masa mendatang akan ada bank dari Indonesia di Manila atau di daerah lain di Filipina," pungkasnya.
Baca juga:
Semangat dokter sukarelawan rawat korban konflik Marawi
Antisipasi kelompok ISIS dari Filipina, Brimob patroli di perbatasan
14 WN Filipina terdampar di Pulau Bunyu masih diperiksa polisi
Brimob jaga tiga pulau terluar Sulawesi Utara dari ancaman ISIS
14 WN Filipina terdampar di Kalimantan korban konflik Marawi?
WNI diselamatkan dari Marawi bakal sampai ke Indonesia besok
Polri: 38 WNI terlibat kelompok teroris di Filipina