LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Komunitas masyarakat Batak minta sistem transportasi Danau Toba diperbaiki

Horas Halak Hita (H3) sebagai salah satu komunitas masyarakat Batak lintas agama dan kepercayaan mendesak seluruh pemangku kepentingan (stake holder) transportasi di Danau Toba untuk segera memperbaiki sistem pelayanan dan keselamatan penumpang kapal.

2018-06-23 18:15:00
Danau Toba
Advertisement

Horas Halak Hita (H3) sebagai salah satu komunitas masyarakat Batak lintas agama dan kepercayaan mendesak seluruh pemangku kepentingan (stake holder) transportasi di Danau Toba untuk segera memperbaiki sistem pelayanan dan keselamatan penumpang kapal. Desakan ini dilakukan menyusul musibah tenggelamnya kapal Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada tanggal 18 Juni 2018 yang menelan korban meninggal 3 orang dan sampai saat ini ada 184 orang belum ditemukan.

"Tuntutan dan desakan ini disampaikan oleh komunitas H3, karena sebagai salah satu kumpulan dan stake holder bagi perkembangan Bona Pasogit. H3 sangat berkepentingan dan bahkan berjuang bagi perkembangan kualitas keamanan dan kenyamanan pelancong yang sedang berlibur di Danau Toba," ujar Koordinator H3 Dumoly F Pardede dalam siaran pers, Jakarta, Sabtu (23/6).

Dumoly mengatakan, dengan semakin ditingkatkannya keamanan dan keselamatan pelancong yang sedang berlibur maka, H3 yakin kondisi ini akan semakin meningkatkan roda perekonomian masyarakat disekitar Danau Toba bahkan seluruh Bona Pasogit. Untuk itu, komunitas H3 juga mendesak aparat berwenang segera melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh atas tragedi tenggelamnya Kapal Sinar Bangun.

Advertisement

Menurut Dumoly, perlu penegakan hukum dan peraturan yang memiliki efek jera, tegas namun terukur sehingga para penyelenggara fasilitas angkutan kapal di Danau Toba tidak asal jadi dan tanpa standar dalam melayani penumpang. "Perlu dibuatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi para pelancong. Hal ini tentu saja pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat akan kenyamanan dan keamanan dalam berlibur di danau Toba yang sama-sama kita cintai ini," tandasnya.

Baca juga:
Tong berisi bahan bakar di Danau Toba diduga milik KM Sinar Bangun
Kementerian Perhubungan bentuk tim benahi tata kelola penyeberangan di Danau Toba
Paranormal dikerahkan cari korban kapal tenggelam di Danau Toba
Menhub Budi: Otoritas pelabuhan wajib catat jumlah penumpang kapal
Kronologi KM Ramos Risma tenggelam dan sebabkan satu orang hilang
Stok logistik pencarian korban KM Sinar Bangun cukup aman
Kisah pilu korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.