LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KKP Sebut Vietnam Impor Benih Lobster dari RI, Tapi Tak Mau Bagi Ilmu Budidaya

Plt. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Antam Novambar mengatakan, Vietnam tidak ingin berbagi ilmu dengan Indonesia soal budidaya lobster. Padahal, benih lobster Indonesia selama ini berperan penting menjadikan Vietnam sebagai pengekspor lobster terbesar.

2021-04-15 16:08:32
Ekspor Benih Lobster
Advertisement

Plt. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar mengatakan, Vietnam tidak ingin berbagi ilmu dengan Indonesia soal budidaya lobster. Padahal, benih lobster Indonesia selama ini berperan penting menjadikan Vietnam sebagai pengekspor lobster terbesar.

Untuk itu, pemerintah memutuskan berhenti mengekspor benih lobster, dan memaksimalkan budidaya lobster agar bisa meningkatkan ekspor untuk konsumsi. Namun Indonesia masih dalam tahap belajar.

"Vietnam punya teknologi yang sudah pasti, kita sedang belajar. Vietnam tidak mau memberikan ke kita ilmunya, tapi kita bisa rekayasa itu," jelas Antam dalam konferensi pers pada Kamis (15/4).

Advertisement

Menurut Antam, lebih dari 90 persen benih lobster yang didapat Vietnam berasal dari Indonesia. "Hampir 99 persen pendukung Vietnam sebagai pengekspor lobster terbesar di dunia itu benihnya dari kita. Kenapa bukan kita yang terbesar, kita ingin jadi yang terbesar," sambungnya.

Selain itu, katanya, lobster ukuran konsumsi yang diekspor juga menghasilkan keuntungan lebih besar daripada benihnya. Oleh sebab itu, pemerintah menggalakkan budidaya lobster di dalam negeri.

Penyelundupan benih lobster dari Indonesia, katanya, selama ini banyak dikirim ke Vietnam. Nelayan lokal biasanya diiming-imingi dengan harga Rp 5 ribu per ekor, kemudian mengumpulkannya dalam jumlah banyak untuk dikirim ke Vietnam.

Advertisement

"Vietnam itu pintar, dia ambil yang kecil yang benih dan dibesarkan. Ketika ukurannya bisa dijual, baru dijual dan untungnya besar luar biasa," katanya.

Antam pun menilai pemerintah Vietnam tahu mengenai hal ini. "Pemerintahnya pasti tahu, orang mereka tahu tidak tempat berbenih di sana, kok mereka jadi penghasil," ungkapnya.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
KKP: Kita Tak Akan Pernah Lagi Beri Izin Ekspor Benih Lobster
Baca Pleidoi, Penyuap Edhy Prabowo Harap Hakim Terima Permohonan Justice Collaborator
Penyelundupan 23.230 Benih Lobster ke Singapura Digagalkan
Ombudsman Temukan 4 Potensi Maladministrasi Tata Kelola Benih Lobster
JPU Siap Kabulkan JC Suharjito, Bongkar Keterlibatan Pihak Lain di Suap Edhy Prabowo
Suharjito, Penyuap Edhy Prabowo Dituntut 3 Tahun Penjara

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.