LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kinerja Lippo Karawaci di 2021 Diprediksi Membaik

Dalam publikasi hasil riset Mandiri Sekuritas tanggal 11 Mei 2021, tim analis menyebutkan bahwa proyeksi laba bersih PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) pada tahun 2021 akan mencapai Rp913 miliar. Adapun secara valuasi, Price to Earning Ratio (PER) LPKR sebesar 15,8 kali dan Price to Book Value (P/BV) 0,5 kali.

2021-05-27 14:19:31
Lippo Karawaci
Advertisement

Dalam publikasi hasil riset Mandiri Sekuritas tanggal 11 Mei 2021, tim analis menyebutkan bahwa proyeksi laba bersih PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) pada tahun 2021 akan mencapai Rp913 miliar. Adapun secara valuasi, Price to Earning Ratio (PER) LPKR sebesar 15,8 kali dan Price to Book Value (P/BV) 0,5 kali.

Analis Mandiri Sekuritas Robin Sutanto menyebutkan pada tahun 2020 kinerja LPKR mengalami perbaikan pada kuartal IV/2020, dimana pendapatan mencapai Rp3,4 triliun atau tumbuh 4% quarter on quarter (qoq). Hal tersebut didorong serah terima proyek-proyek properti yang terus berjalan dan moncernya bisnis kesehatan.

Pada tahun 2020, LPKR pun membukukan pendapatan Rp11,96 triliun, turun 3 persen yoy dari Rp12,32 triliun pada tahun 2019. Namun, pendapatan LPKR mencapai 93 persen proyeksi target Mandiri Sekuritas (Rp12,93 triliun) dan 101 persen proyeksi konsensus analis (Rp11,86 triliun).

Advertisement

"Meski dilanda pandemi Covid-19, tahun 2020 merupakan tahun baik bagi bisnis properti kami, dimana kami membukukan lebih dari Rp2,67 triliun pra penjualan, naik 45% yoy. Saya yakin di masa mendatang saat melihat balik ke hari ini, kami akan menunjuk tahun 2020 sebagai titik balik bisnis properti yang divalidasikan oleh suksesnya peluncuran unit di Lippo Village. Seluruh unit yang ditawarkan dalam acara peluncuran habis dalam kurun waktu beberapa jam," kata CEO LPKR John Riady, Kamis (27/5).

"Pada lini recurring revenue, Siloam menunjukkan pertumbuhan EBITDA yang kuat yang didukung oleh perbaikan margin berkat bantuan dokter dan perawat yang berada di lini terdepan dalam mengatasi Covid-19. Walaupun bisnis recurring revenue kami yang lain mengalami dampak buruk akibat dari pandemi Covid-19, kami sudah mulai bisa melihat pemulihan bisnis serta kehidupan yang mendekati normal," tegas John Riady.

Baca juga:
Giant Tutup Akhir Juli 2021, Berubah jadi IKEA dan Hero Supermarket
Kantongi Laba Rp117 Miliar, Emiten Saraswanti Anugerah Tebar Dividen Rp89,2 Miliar
Bareksa Luncurkan Robo Advisor Pertama di RI Berlisensi Penasihat Investasi OJK
Alasan di Balik Pembelian Saham Rp317,2 M Garuda Indonesia oleh Chairul Tanjung
IHSG Dibuka Hijau, 7 Saham Emiten Ini Laik Dibeli
IHSG Dibuka Melemah Tipis, Simak 7 Saham Pilihan Hari Ini

Advertisement
(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.