Keselamatan jadi Alasan Pemerintah Tunda Insentif Pariwisata
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyampaikan penundaan insentif bagi wisatawan mancanegara hanya bersifat sementara waktu. Hal itu dilakukan sebagai prioritas melindungi kesehatan masyarakat di tengah wabah virus corona atau Covid-19.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyampaikan penundaan insentif bagi wisatawan mancanegara hanya bersifat sementara waktu. Hal itu dilakukan sebagai prioritas melindungi kesehatan masyarakat di tengah wabah virus corona atau Covid-19.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan, pihaknya menunda segala bentuk promosi wisata di luar negeri sampai wabah virus corona berakhir. Apalagi ini menyusul penetapan status pandemi virus corona oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
"Kami terus memantau dan memutuskan untuk menunda promosi dan memberikan insentif untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Sampai pandemi ini berakhir, baru kita siapkan upaya itu kembali,” kata Wishnutama, dikutip dari laman resminya, Sabtu (14/3).
Dia mengatakan, penundaan pemberian insentif ini sebagai upaya agar pandemi ini tidak semakin menyebar di Indonesia. Sebab, kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.
"Karena melindungi masyarakat Indonesia adalah prioritas tertinggi kami,” ujar Wishnutama.
Tunda Pemberian Insentif
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi penundaan pemberian insentif untuk sektor pariwisata. Menurutnya, penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan saat ini.
"Kalau mengenai diskon yang lain-lain kita lihat saja timingnya sesuai dengan kesiapan. Yang kalau memang timingnya tidak dianggap ketat ya kita bisa saja dimundurkan. Jadi kita fleksibel terhadap situasi dan demand atau permintaan dan situasi industri," ujarnya di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (5/3).
Namun untuk insentif pajak hotel dan restoran tetap akan dilakukan. "Kalau yang efektivitas dari penurunan pajak hotel dan restoran tetap kita lakukan. Ini persiapan kita lihat kalau mereka dalam situasi yang menurun sekarang," paparnya.
(mdk/did)