Kereta cepat buatan China bisa tempuh Jakarta-Bandung 36 menit
Kecepatan kereta mencapai 350 km/jam.
Pemerintah China sudah mengajukan proposal pembangunan kereta cepat rute Jakarta-Bandung. Untuk menarik perhatian pemerintah, China meyakinkan dengan mengklaim sanggup menyelesaikan proyek ini dalam kurun waktu kurang dari lima tahun. Investasi yang siap digelontorkan untuk jalur kereta cepat mencapai USD 5,5 miliar.
China masih menunggu keputusan pemerintah untuk menggarap proyek ini. Sambil menunggu, China menggelar pameran miniatur hasil karyanya di Indonesia, tepatnya di Jakarta.
Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng menjelaskan kereta cepat ini memiliki kecepatan 350 km/jam. Jadi jika rencana ini terwujud, masyarakat hanya menempuh dari Jakarta sampai Bandung dengan waktu 36 menit.
"Kereta ini memiliki kecepatan 350 km/jam. Dengan KA cepat, hubungan pusat kota Jakarta- Bandung membutuhkan waktu 36 menit. Sehingga tercipta keuntungan dalam 1 kota bisa menempuh waktu singkat," ujarnya di Senayan City, Jakarta, Kamis (13/8).
Dia berharap, dengan adanya kereta cepat tersebut dapat membantu para pekerja menggunakan akses moda transportasi.
"Kalau ini dibangun mimpi pekerja Jakarta untuk bisa tinggal di Bandung bisa terealisasi. Begitu juga sebaliknya. Ini karena tidak memakan waktu yang lama," jelas dia.
Sebagai informasi, pameran miniatur kereta cepat asal China mulai dibuka tanggal 13 Agustus - 16 Agustus 2015 di Senayan City, Jakarta.
Baca juga:
Rayuan China dan Jepang pada Jokowi demi proyek kereta cepat
Akhir bulan ini, Jokowi putuskan penggarap proyek kereta cepat
Kepincut kereta cepat Jakarta-Bandung, menteri China datangi JK
Rayu pemerintah, China sesumbar sanggup bangun kereta cepat 3 tahun
Jonan: Kereta cepat, keputusan presiden keluar dalam 1-2 hari