LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Keputusan Pembukaan Ekspor Batubara Diumumkan Menko Luhut Sore Ini

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, keputusan akhir apakah pengiriman kapal ekspor batubara jadi mulai dilaksanakan hari ini atau tidak berada di bawah tangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

2022-01-12 16:11:00
produksi batubara
Advertisement

Pemerintah berencana kembali membuka keran ekspor batubara pada hari ini, Rabu (12/1). Namun, sejauh ini belum ada kabar pasti bagaimana kelanjutan kebijakan tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, keputusan akhir apakah pengiriman kapal ekspor batubara jadi mulai dilaksanakan hari ini atau tidak berada di bawah tangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Oleh karena itu, dia dan sejumlah menteri terkait lain akan berunding dengan Menko Luhut akan keputusan itu pada pukul Rabu (12/1) hari ini pukul 18.00 WIB.

Advertisement

"Ekspor batubara kewenangannya ada di Menko Maritim. Nanti jam 6 kita akan lakukan rapat koordinasi terakhir. InsyaAllah apa yang jadi harapan itu terjadi," ujar Menhub Budi Karya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (12/1).

Budi Karya menyatakan, pemerintah bakal terus mempertanyakan kesiapan pengusaha batubara akan kewajibannya memasok suplai dalam negeri, atau domestic market obligation (DMO).

"Kami sebagai salah satu dari stakeholder akan menindaklanjuti itu, di satu sisi memastikan bahwa kebutuhan batubara dalam negeri itu berjalan dengan baik, cukup dengan stok waktu tertentu," tuturnya.

Advertisement

"Tetapi kalau memang sudah cukup maka tentu rapat nanti sore akan memutuskan memperbolehkan ekspor," ucap Menhub Budi Karya.

Target Ekspor Batubara

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mendorong, agar produksi batubara tahun ini tetap bisa meningkat. Meski secara realisasi produksi pada tahun lalu belum mencapai target.

Begitu pun untuk porsi DMO batubara yang diharapkan bisa naik 32,7 juta ton dari realisasi pada 2021 lalu. Sementara untuk angka ekspor juga diproyeksikan naik hingga mencapai 497,2 juta ton.

"Di tahun 2022, kita harapkan produksi batubara bisa kita tingkatkan ke angka 635 juta ton, dan konsumsi domestik bisa naik sampai 165,7 juta ton. Mudah-mudahan masalah pandemi bisa teratasi," ungkap Menteri Arifin dalam sesi teleconference Capaian Kinerja ESDM 2021, Rabu (12/1).

Dia juga memaparkan, penyebab minimnya stok batubara di pasar domestik pada 2021 lalu. Produksi batubara pada tahun lalu memang masih di bawah target yang ditetapkan. Tercatat, produksi hanya tercapai sebesar 614 juta ton, atau 98,24 persen dari target 625 juta ton.

"Produksi batubara secara angka di tahun 2021 sebesar 614 juta ton, atau 98,24 persen dari target 625 juta ton," terang Menteri Arifin.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 juta ton diperuntukan bagi kewajiban pemenuhan stok dalam negeri (domestic market obligation/DMO). Sedangkan 435 juta ton lainnya untuk dikirim ekspor.

Adapun untuk kebutuhan batubara domestik pada 2021 sebesar 133 juta ton. Menteri Arifin mengatakan, jumlah tersebut sebagian besarnya diutamakan untuk pemenuhan kepentingan dalam negeri.

"Kebetulan kebutuhan domestik ini masuk sebagai penugasan baru para produsen untuk bisa mencukupi kebutuhan batubara dalam negeri, baik untuk sektor listrik maupun industri," paparnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.