LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kenapa Jakarta Macet Meski Masih Ada PPKM?

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengungkapkan penyebab kemacetan terjadi di DKI Jakarta selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat untuk kembali menggunakan moda transportasi umum.

2021-11-04 11:15:55
kemacetan
Advertisement

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mengungkapkan penyebab kemacetan terjadi di DKI Jakarta selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat untuk kembali menggunakan moda transportasi umum.

Direktur Lalu Lintas BPTJ, Sigit Irfansyah mengatakan, ketakutan masyarakat menggunakan transportasi umum membuat mereka kembali menggunakan kendaraan pribadi akibat takut tertular virus Covid-19. Sehingga kembali kepadatan pun terjadi di ruas jalan DKI Jakarta.

"Masyarakat masih ragu menggunakan angkutan umum jadi macet," katanya dalam diskusi Publik MTI: Evaluasi Efektivitas Ganjil Genap di Masa PPKM, Kamis (4/11).

Advertisement

Dia mengatakan, secara teori angkutan umum KRL commuter line sebelum pandemi kapasitas penumpang per hari bisa mencapai 1,2 juta orang. Namun sejak adanya pandemi dan PPKM jumlahnya mungkin turun bahkan bisa setengahnya saja.

"Artinya belum pulih masyarakat yang naik ke kereta api dia milih ke angkutan pribadi," ungkapnya.

Advertisement

Minat Pengguna TransJakarta Turun

Begitu juga dengan Transjakarta. Menurut catatannya Transjakarta pernah mencapai puncaknya 800.000 penumpang per hari atau mencapai 1 juta. Akan tetapi dalam kondisi seperti ini angka tersebut sulit dicapai kembali.

"Padahal mereka sudah beroperasi normal pastinya masyarakat juga belum balik ke angkutan umum yang semula sebelumnya angkutan umum. Kemudian MRT juga drop itu angkutan yang terukur," katanya.

"Jadi artinya apa? Kata kuncinya di sini adalah bagaimana kita memberi informasi kepada masyarakat bahwa angkutan umum sudah kembali normal dan save. Itu masalah kata kuncinya baru," pungkas dia.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.