LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kenaikan harga BBM tak ampuh tekan konsumsi premium

INDEF: Kenaikan harga BBM tidak ada hubungannya dengan upaya mengurangi defisit neraca perdagangan.

2013-11-26 14:17:55
BBM Subsidi
Advertisement

Juni lalu, pemerintah mengambil keputusan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium dan Solar. Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi sekaligus mengurangi impor minyak yang selama ini dituding menjadi kambing hitam melebarnya defisit neraca perdagangan.

Setelah lima bulan berlalu, kebijakan ini ternyata tidak ampuh menekan defisit neraca perdagangan. Impor minyak masih tetap tinggi.

Direktur Indef Eni Sri Hartati mengatakan, sesungguhnya kenaikan harga BBM tidak ada hubungannya dengan upaya mengurangi defisit neraca perdagangan. Jika pemerintah ngotot menyebut kenaikan harga BBM bisa menekan impor minyak, maka pemerintah dinilai salah obat.

Advertisement

"Hubungan kenaikan BBM cuma besaran subsidi. BBM naik itu minimal cuma beban subsidi berkurang. Apa mengurangi konsumsi ? Tidak bisa," ucap Eni ketika ditemui di Hotel Luwansa, Jakarta, Selasa (26/11).

Menurutnya, untuk mengurangi beban defisit terutama dari impor minyak, tidak ada pilihan bagi pemerintah selain mengupayakan energi terbarukan, selain minyak. Pemerintah harus bisa memaksa masyarakat beralih ke energi terbarukan.

"Mengurangi itu harus ada pasokan energi di luar BBM, konsumsi secara signifikan tidak akan berkurang," tegasnya.

Advertisement

Buruknya sektor transportasi juga dituding menjadi biang kerok melebarnya defisit neraca perdagangan. Masyarakat tidak punya pilihan transportasi umum sehingga menggunakan kendaraan pribadi yang membuat konsumsi BBM tinggi.

"Tidak ada transportasi di luar kendaraan pribadi. Pasokan energi alternatif itu harus dikembangkan," tutupnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.