LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kementerian Perindustrian dorong SMK siap hadapi revolusi industri 4.0

Dalam mengimplementasikan industri 4.0, Kementerian Perindustrian telah menerapkan sistem kurikulum berbasis kompetensi serta tersambung dan sesuai (link and match) dengan industri. Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan profesional sesuai kebutuhan dunia kerja.

2018-07-07 14:00:00
Industri 4.0
Advertisement

Dunia industri Indonesia memasuki era baru yang disebut Revolusi Industri 4.0. Hal ini dimulai sejak Presiden Joko Widodo meresmikan peta jalan atau roadmap Making Indonesia 4.0. Melalui peluncuran tersebut, Presiden Jokowi berharap sektor industri 4.0 bisa menyumbang penciptaan lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi.

Direktur Jenderal Ketahanan Industri dan Pengembangan Akses Industri Internasional, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan mengungkapkan, dalam mengimplementasikan industri generasi keempat, Kementerian Perindustrian sendiri telah menerapkan sistem kurikulum berbasis kompetensi serta tersambung dan sesuai (link and match) dengan industri.

Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan profesional sesuai kebutuhan di dunia kerja saat ini. "Masalahnya adalah SDM. Oleh karenanya apa yang sudah dilakukan Kemenperin? Mereka sudah mencanangkan link and match. Industri itu harus mempunyai patner Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)," kata Putu di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/7).

Advertisement

Putu menilai, adanya program link and match membuat para lulusan SMK akan lebih siap dalam menghadapi era industri 4.0. "Tapi paling penting sekarang SMK. Tenaga kerja trampil yang bisa membuat produksi itu efisien itu berasal dari SMK," imbuhnya.

"Sehingga program itu anak yang lulus mendapatkan dua sertifikat ijazah. Ijazah pertama pada umumnya, kedua kompetensi industrinya dia dapat sertifikat kompetensi tergantung dari kelasnya. Semua ada kompetensi sehingga ke depan kita bisa antisipasi jauh-jauh," sambung Putu.

Kendati demikian, pada pelaksanaannya kata Putu, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Namun perlu diikuti juga oleh peran kementerian/lembaga terkait lainnya. "Kita harus mempunyai visi yang sama (dengan kementerian terkait) dalam menghadapi perubahan ini khusus di era 4.0 kami juga mengharapkan sehingga visinya sama," tandasnya.

Advertisement

Baca juga:
KKP ungkap 4 keuntungan digitalisasi di industri akuakultur
Menperin: Pengembangan kawasan terintegrasi topang implementasi industri 4.0
Kemenperin target 72 unit usaha industri elektronika terbentuk tahun ini
Ngaji bareng Cak Nun, Emil Dardak sebut mesin takkan bisa gantikan manusia
Membangun revolusi industri 4.0 di era digital, ini langkah persiapannya
Gandeng Singapura, 100 guru kejuruan di Indonesia akan dilatih teknologi digital
Kunjungi pesantren di Purworejo, Menperin beri wejangan soal Santripreneur

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.