LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kementan Sarankan Petani Bali Ikut AUTP, Dapat Pertanggungan Ketika Gagal Panen

Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan kepada petani di Bali untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian. Ada sejumlah keuntungan ketika petani mengikuti program ini.

2021-07-06 19:03:39
Berita Kementan
Advertisement

Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan kepada petani di Bali untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian. Ada sejumlah keuntungan ketika petani mengikuti program ini.

Di antaranya adalah mendapat pertanggungan ketika terjadi gagal panen. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, AUTP merupakan program proteksi kepada petani dalam mengusahakan budidaya pertanian mereka.

"Pertanian itu tak boleh terganggu oleh apapun. Dalam situasi seperti apapun pertanian harus tetap berjalan. Untuk itu, program AUTP ini merupakan proteksi kepada petani ketika terjadi gagal panen, karena mereka akan mendapat pertanggungan," papar Mentan SYL.

Advertisement

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, dengan program AUTP petani dapat dengan tenang mengembangkan budidaya pertanian mereka. Ketika mereka mengalami gagal panen akan mendapat pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektar per musim," papar Ali.

Dengan pertanggungan itu, Ali menilai petani tetap dapat menjalankan budidaya pertanian mereka karena bisa kembali memulai musim tanamnya. "Sehingga, produktivitas pertanian tak terganggu karena petani tetap memiliki modal untuk memulai kembali musim tanamnya," papar Ali.

Di sisi lain, AUTP juga bagian dari upaya Kementan menjaga tingkat kesejahteraan petani. Program AUTP menjamin tingkat kesejahteraan petani tak terganggu meski budidaya pertanian mereka mengalami kegagalan. "Program AUTP ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional kita yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor," urai Ali.

Advertisement

Direktur Pembiayaan *Pertanian* Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati menerangkan, untuk mengikuti program AUTP petani cukup membayar Rp36 ribu per hektar per musim tanam. "Sisanya sebesar Rp144 ribu disubsidi oleh pemerintah melalui APBN," papar Indah.

Untuk mengikuti program AUTP, Indah menerangkan petani harus tergabung terlebih dahulu dengan kelompok tani. Petani kemudian mendaftarkan lahan pertanian mereka 30 hari sebelum masa tanam dimulai.

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.