LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kementan: Chili Jadi Pintu Masuk Ekspor Pertanian Indonesia ke Amerika Latin

Neraca perdagangan Indonesia-Chili pada 2020 mengalami surplus sekitar USD 800 ribu. Adapun total nilai perdagangan sektor pertanian antara kedua negara di tahun lalu mencapai USD 26,9 juta.

2021-06-07 20:15:00
Kementan
Advertisement

Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbu menilai, perpanjangan kerja sama dagang di bidang pertanian dengan Chili akan jadi peluang mengembangkan pasar ekspor di pasar Amerika Latin.

Sebab, Chili yang berada di pesisir pantai barat Amerika Latin jadi pintu masuk ekspor komoditas pertanian Indonesia melalui Samudra Pasifik Selatan.

"Kita berharap Chili jadi hub. Karena sepanjang garis pantai Amerika Latin ini memang Chili. Jadi kita berharap Chili memainkan peranan penting di Amerika Latin untuk bisa terus berkembang ke Brazil dan negara Amerika Latin lain," jelas Harvick saat berjumpa dengan Wakil Menteri Perdagangan Luar Negeri Chili di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (7/6).

Advertisement

Sebagai catatan, neraca perdagangan Indonesia-Chili pada 2020 mengalami surplus sekitar USD 800 ribu. Adapun total nilai perdagangan sektor pertanian antara kedua negara di tahun lalu mencapai USD 26,9 juta.

Ekspor utama pertanian Indonesia ke Chili antara lain produk kelapa sawit (USD 5,3 juta), obat hewan (USD 3,4 juta), nanas (USD 1,9 juta), kelapa (USD 0,9 juta), hingga hasil perkebunan lainnya (USD 0,6 juta).

Terlebih, Kementerian Pertanian juga telah mendukung disepakatinya persetujuan kemitraan komprehensif atau Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC CEPA) pada 14 Desember 2017. Sehingga diharapkan dapat membuka lebih luas lagi terhadap produk-produk Indonesia ke kawasan Amerika Latin.

Advertisement

Harap Surplus Terus Meningkat

Harvick berharap, surplus neraca perdagangan antara Indonesia-Chili bisa lebih meningkat lagi. Dia pun telah mendapat bocoran dari Wamendaglu Chili soal adanya peluang untuk beberapa produk ekspor tambahan, dan secara khusus telah mengundang Kementerian Pertanian dan pengusaha di sektor private untuk melihat potensi tersebut.

"Jadi tidak ada alasan soal masalah Covid-19 dan sebagainya, kita berharap ke depan ini kita bisa kembangkan. Kita bisa mengunjungi Chili untuk sama-sama membuka akses pasar. Ini lah komitmen yang sudah terbangun saat ini. Alhamdulillah Chili sendiri sangat berkomitmen," tuturnya.

Secara angka, dia menyebutkan, total nilai perdagangan kedua negara saat ini memang belum terlalu besar, masih berada di kisaran USD 25-26 juta.

"Tapi ke depan ini yang kita harapkan dari kawan-kawan milenial untuk menggali potensi, karena seperti nanas dan lain-lain mereka butuh sekali," tukas Harvick.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.