Kemenperin pastikan tak ada perusahaan hengkang dari Indonesia
Hanya restrukturisasi demi merespon perkembangan teknologi dan memperkuat daya saing.
Pemerintah memastikan tidak ada perusahaan asing hengkang dari Indonesia. Perusahaan hanya melakukan restrukturisasi demi merespon perkembangan teknologi dan memperkuat daya saing.
"Untuk Panasonic Indonesia, mereka melakukan restrukturisasi perusahaan karena pertimbangan efisiensi usaha dan perkembangan teknologi lampu terkini," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan, dalam siaran pers, Sabtu (6/2).
Dia melanjutkan, Panasonic Lighting Indonesia yang memproduksi lampu hemat energi jenis compact fluorescent lamp (CFL tengah menghadapi penurunan permintaan. Sebab, tren saat ini tengah mengarah pada lampu jenis light emitting diode (LED).
Lampu jenis itu telah diproduksi PT Panasonic Gobel Eco Solution Manufacturing Indonesia di Cikarang.
"Jadi mereka menggabungkan PT Panasonic Gobel Eco Solution Manufacturing Indonesia dengan PT Panasonic Lighting Indonesia dan akan menjadi satu pabrik yang berlokasi di Cileungsi, Jawa Barat."
Terkait Toshiba, Putu mengaku belum menerima laporan. Namun dari informasi yang didapatnya, Toshiba diakuisisi oleh Skyworth Corp, perusahaan elektonika besar China.
"Kami masih menunggu laporan resmi dari mereka. Tapi, kami hormati masalah mereka, yaitu kepemilikan Toshiba home appliances dipindahtangankan ke perusahaan baru. Perusahaan baru tersebut merencanakan restrukturisasi," ujarnya.
Putu memastikan, Panasonic dan Toshiba masih tetap beroperasi di Indonesia. "Dan saya yakin mereka tidak akan melepas tenaga kerjanya begitu saja. Jadi tidak ada PHK massal."
(mdk/yud)