LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KemenPAN soal pelamar CPNS bawa jimat: Menyedihkan, zaman sekarang ada yang percaya

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendapati sejumlah peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) periode pertama yang ketahuan membawa jimat. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyayangkan kejadian ini.

2017-09-30 11:30:00
CPNS
Advertisement

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendapati sejumlah peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) periode pertama yang ketahuan membawa jimat. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyayangkan kejadian ini.

"Menyedihkan, dan saya sangat prihatin di zaman sekarang masih ada yang percaya dengan jimat," ujar Kabag Komunikasi Publik Kementerian PAN-RB Suwardi dikutip dari menpan.go.id, Jakarta, Sabtu (30/9).

Dijelaskan, sejak awal pihaknya sudah menyampaikan bahwa peserta harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari tiga kelompok, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Agar bisa lolos ke tahapan berikutnya, peserta harus meraih nilai minimal (passing grade), yakni masing-masing 143, 80 dan 75.

TKP sebanyak 40 soal, sedangkan TIU dan TWK masing-masing 30 soal. Untuk TKP, tidak ada nilai nol, tetapi setiap jawaban nilainya 1 – 5. Sedangkan untuk soal TIU dan TWK, kalau benar satu soal nilainya 5, tetapi kalau salah nilainya nol. Untuk TKP, kalau menjawab seluruh soal minimal nilainya 40 dan maksimal 200. Sedangkan TIU dan TWK, maksimal nilainya masing-masing 300. Jadi nilai maksimal SKD adalah 500.

Agar bisa meraih nilai maksimal, ujar Suwardi, peserta SKD harus menguasai tiga materi tersebut. "Yang harus dilakukan adalah belajar, belajar, dan belajar. Bukan percaya dukun, atau menggunakan joki. Karena pasti ketahuan, dan pasti tidak akan lolos," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan cuitan BKN pada 26 September 2017, instansinya mendapati pelamar lulusan D3 dan SMA Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) membawa sejumlah jimat dengan berbagai bentuk. Mulai dari cincin sampai batu akik dibawa oleh peserta tes.

Advertisement

Baca juga:
CPNS dibuka, situs BPOM paling banyak dikunjungi
Edan! Pelamar CPNS sampai bawa jimat ke lokasi tes
Pilih wirausaha atau jadi PNS, ini perbandingannya
Menghalalkan cara curang demi impian CPNS
Beri jaminan hingga tua, karir PNS jadi primadona
Periode II resmi ditutup, total pelamar CPNS 2017 capai 2,4 juta orang
Belajar dari SKD CPNS Kementerian Hukum dan HAM

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.