LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenkop Ajak 18 Kementerian Lembaga Sinergi Kembangkan Produk UMKM

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit, mengajak seluruh kementerian dan lembaga (K/L) yang memiliki binaan koperasi dan UKM untuk bersinergi dan konsolidasi program pengembangan UMKM.

2020-01-29 19:00:11
Kementerian Koperasi dan UKM
Advertisement

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit, mengajak seluruh kementerian dan lembaga (K/L) yang memiliki binaan koperasi dan UKM untuk bersinergi dan konsolidasi program pengembangan UMKM.

"Kita ingin agar UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) kita bisa segera naik kelas", kata Victoria dalam Rapat Kerja dengan kementerian dan lembaga terkait isu perluasan akses pasar dan peningkatan daya saing, di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Rabu (29/1).

Dia mengatakan pihaknya sudah memetakan gambaran di lapangan, yang menyebutkan ada 18 K/L yang terkait dengan koperasi dan UKM. Meskipun programnya banyak tersebar dan kecil-kecil, dan juga ada yang tumpang tindih. Tapi menurutnya, hal itu adalah tantangan bagi pihaknya.

Advertisement

"Bahkan, Presiden Jokowi juga berkeinginan adanya kolaborasi antar K/L dalam membangun produk UMKM," ujarnya.

Dia meyakini, dengan terciptanya sinergi dan kolaborasi program antar K/L, target UMKM naik kelas bisa segera diwujudkan. Dirinya mengaku tidak bermaksud mengubah program K/L yang sudah ada, melainkan lebih kepada saling sharing dan kolaborasi program dengan Kemenkop UKM.

Advertisement

Target Kemenkop UKM

Kendati begitu, Victoria mengatakan bahwa pihaknya dibekali dengan target, yang di antaranya meningkatkan ekspor produk UMKM, substitusi impor, hingga mampu masuk ke rantai pasok atau global value chain.

"Kita akan kembangkan sentra-sentra produksi produk unggulan di daerah-daerah, factory sharing, hingga pendekatan digitalisasi," ungkapnya.

Beberapa sektor yang diharapkan dapat disinergikan adalah pertanian (beras, jagung, kopi, pisang, nanas, singkong, cangkul, dan bambu), perikanan dan peternakan (udang, domba, kambing, sapi perah).

Serta di sektor ekonomi kreatif (home decor, furnitur, fashion muslim, dan makanan minuman), serta sektor pariwisata (kuliner, homestay, wisata alam, handicraft). "Saya yakin, kolaborasi ini bisa memperluas pasar bagi produk KUKM kita," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.