LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenkeu: Utang dimanfaatkan untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat

Direktur Strategi dan Portfolio Utang Ditjen PPR Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan mengatakan, utang yang dilakukan pemerintah mempunyai tujuan positif dan dan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2018-08-21 16:03:26
Kemenkeu
Advertisement

Kementerian Keuangan meminta agar semua pihak memahami kondisi utang negara saat ini. Sebab, pemerintah menggunakan utang dengan tepat sasaran untuk membangun negeri. Selain itu, utang yang ada saat ini juga berasal dari pemerintahan sebelumnya.

Direktur Strategi dan Portfolio Utang Ditjen PPR Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan mengatakan, utang yang dilakukan pemerintah mempunyai tujuan positif dan dan dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kalau bicara pemerintahan, tiap presiden saat kampanye kan punya fokus-fokus. Fokusnya itu, katakanlah Pak Jokowi sekarang infrastruktur, kesehatan, sumber daya manusia, itu kan perlu uang. Uangnya dihitung kebutuhannya untuk mencapai itu," ujar Schneider di Kantornya, Jakarta, Selasa (21/8).

Advertisement

Penarikan utang dilakukan setelah pemerintah memperhitungkan jumlah belanja dan posisi penerimaan terkini. Sebenarnya pemerintah bisa saja mengambil pilihan tidak menarik utang, namun resikonya beberapa program seperti pembangunan infrastruktur harus ditunda.

"Dihitung berapa belanjanya, berapa penerimaannya. Dilihat masih ada kurang, butuh sekian. Pilihannya begini, sederhananya, apakah belanja tadi dikurangi dan menyesuaikan dengan penerimaannya atau belanjanya dipotong disesuaikan dengan penerimaan," jelasnya.

"Bisa juga belanjanya tetap fokus untuk yang penting, karena penerimaan hanya bisa memenuhi sebagian belanja, sisanya dipenuhi dari utang. Pertimbangan itu yang dilakukan selama budget masih defisit. Poinnya adalah, untuk membiayai belanja tadi, logikanya kalau belanja enggak ada, utang enggak ada," sambungnya.

Advertisement

Oleh karena itu, kata Schneider, adapun utang yang diperdebatkan adalah efek dari kebutuhan untuk belanja negara. "Adapun utang sekarang efek dari belanja tadi. Belanja terjadi karena kebutuhan, kebutuhan untuk membangun Indonesia," tandasnya.

Baca juga:
Sri Mulyani-Zulkifli Hasan adu debat soal utang RI
Zulkifli Hasan soal utang RI: Kita tidak bisa menyalahkan masa lalu
4 Jawaban menohok Sri Mulyani saat disentil soal utang Indonesia
Sri Mulyani jawab Ketua MPR: Pemerintah kelola utang dengan normal
Dituding menyesatkan, ini jawaban Zulkifli Hasan soal utang pemerintah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.