LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenkeu: Perlambatan Ekonomi Buat 3 Juta Tenaga Kerja di PHK & Kemiskinan Naik

Pandemi covid-19 menyebabkan perekonomian di banyak negara terkontraksi atau tumbuh negatif. Bahkan, kemerosotan ekonomi lebih dalam dibanding krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2009 silam.

2020-10-06 16:25:28
Kemenkeu
Advertisement

Pandemi covid-19 menyebabkan perekonomian di banyak negara terkontraksi atau tumbuh negatif. Bahkan, kemerosotan ekonomi lebih dalam dibanding krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2009 silam.

Kala itu, pertumbuhan global hanya mencapai minus 3,3 persen, sedangkan akibat dari pandemi pada tahun ini perekonomian global terkontraksi mencapai minus 8,0 persen.

"Ancaman resesi tidak hanya di Indonesia. Bank dunia memproyeksikan 92,9 persen negara di dunia akan mengalami resesi di tahun 2020," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam diskusi FMB, di Jakarta Selasa (6/10).

Advertisement

Kata dia, perlambatan ekonomi membawa dampak buruk terhadap sektor tenaga kerja yang membuat sekitar tiga juta orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, penduduk miskin menjadi lebih banyak ketika terjadi wabah global ini.

"Perlambatan ini membuat PHK sebanyak 3 juta tenaga kerja dan meningkatkan angka kemiskinan menjadi signifikan," imbuhnya.

Advertisement

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Kementerian Keuangan sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tumbuh negatif sekitar minus 1,7 hingga 0,6 persen. Pandemi virus Covid-19 atau menjadi penyebab utamanya, yang berdampak di berbagai sendi perekonomian.

"Kasus Covid-19 terus bertambah, memberi resiko pada perekonomian," ujar Febrio.

Berbagai upaya yang diambil pemerintah arahnya saat ini sudah semakin baik dibanding yang terjadi pada kuartal II yang mencapai minus 5,3 persen. Pada kuartal III diproyeksikan akan menjadi lebih baik, meskipun pertumbuhannya masih tumbuh negatif yakni minus 2,9 hingga -1 persen.

"Pada akhir kuartal tahun ini akan menjadi lebih baik lagi berkisar antara -1,7 hingga 0,6 persen. Arah pertumbuhan perekonomian Indonesia sudah menjadi semakin baik," katanya.

Pertumbuhan perekonomian Indonesia dikatakannya masih lebih baik daripada negara-negara lain yang mengalami kontraksi ekonomi lebih dalam hingga mencapai minus belasan persen. Kontraksi perekonomian yang dialami India bahkan mencapai angka minus 24 persen.

"Kita lebih baik dibandingkan dengan negara India yang mengalami kontraksi sangat dalam," tuturnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.