LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 4 Persen

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, Indonesia sudah mulai memasuki masa pemulihan sejak menghadapi pandemi covid-19 di 2020. Dia menargetkan pertumbuhan ekonomi indonesia bisa mencapai 4 persen di 2021.

2021-11-19 11:55:41
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, Indonesia sudah mulai memasuki masa pemulihan sejak menghadapi pandemi covid-19 di 2020. Dia menargetkan pertumbuhan ekonomi indonesia bisa mencapai 4 persen di 2021.

"Kita harap di akhir tahun keseluruhan tahun 2021 kita bisa tumbuh sekitar 4,0 persen," katanya dalam OJK Mengajar, Jumat (19/11).

Menurutnya, ada dua kategori yang menunjukkan pemulihan, yakni dari sisi konsumsi dan produksi. Di sisi konsumsi, terlihat peningkatan di Consumer Confidence Index hingga Oktober 2021 mulai membaik seiring pelonggaran PPKM di berbagai daerah.

Advertisement

Kemudian, Retail Sales Index yang juga terus mengalami penguatan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Serta Mandiei Spending Index yang terus mengalami kenaikan yang mengindikasikan peningkatan konsumsi.

"Ekspor-impor naik, konsumsi listrik juga meningkat. Ini kita senang dalam situasi yang seperti ini," imbuhnya.

Selain itu, kondisi pasar keuangan domestik sudah mulai kondusif. Yield SBN dalam tren menurun di tengah meningkatnya yield US Treasury, lalu partisipasi investor domestik di pasar SBN meningkat dengan kepemilikan SBN didominasi oleh Perbankan.

Advertisement

Lalu, rupiah dan tren IHSG dalam tren meningkat. Namun sentimen negatif global memberikan tekanan pada pasar SBN yang berakibat pada capital outflow. Kemudian, pasar keuangan domestik yang kondusif dan kuatnya fundamental indonesia berdampak positif pada kinerja lelang SBN di pasar perdana. Terakhir, kinerja IHSG positif dan menyentuh level tertinggi dalam sejarah.

"Kondisi ekonomi indonesia saat ini maka kita bisa lihat bahwa pertumbuhan ekonomi di teritori positif, kalau di 2020 kita dalam teritori negatif bahwa triwulan I 2021 kita masih slightly negatif, masih minus 0,71 persen, di kuartal II meningkat di kuartal III ada moderasi dan ini proses sangat wajar untuk menuju ekuilibrium baru," paparnya.

Dia menjelaskan, pemulihan tersebut terjadi karena meningkatkan pergerakan atau mobilitas masyarakat akibat turunnya kasus aktif Covid-19, sehingga mampu memberikan angin segar ke kegiatan ekonomi. "Kita lihat grafik mobilitas manusia ada tren meningkat, Efeknya kepada variable ekonomi termasuk pertumbuhan, employment, revenue dan termasuk penerimaan negara," jelasnya.

Meski demikian, dia tak menampik kasus covid-19 bisa melonjak sewaktu-waktu. "Karena kita tahu kalau kasus Covid-19 lagi naik, mungkin bisa kita turunkan, tapi kalau lagi di bawah, virusnya belum tentu hilang, tapi akan tetap ada bersama kita, yang harus dilakukan adalah protokol kesehatan dan vaksinasi," katanya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Setahun Beroperasi, Pelabuhan Patimban Diharapkan Dongkrak Ekonomi RI
Bonus Demografi Hingga Perubahan Iklim Jadi Tantangan RI di 2045
China Salip Amerika Serikat Jadi Negara Terkaya di Dunia
Gubernur BI Prediksi Ekonomi Dunia Tumbuh 5,7 Persen di 2021
Lewat Presidensi G20, Jokowi Optimis RI Bisa Berkontribusi untuk Kemakmuran Dunia
Airlangga Target Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2021 Capai 6 Persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.