Kemenhub Luncurkan KM Sabuk Nusantara 111 Tingkatkan Konektivitas di Kalsel
Direktoral Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan meluncurkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 111 untuk mendukung peningkatan layanan dan konektivitas di Kalimantan Selatan. Kapal tersebut diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal di daerah tersebut.
Direktoral Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan meluncurkan Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 111 untuk mendukung peningkatan layanan dan konektivitas di Kalimantan Selatan. Kapal tersebut diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal di daerah tersebut.
"Kehadiran KM Sabuk Nusantara 111 ini merupakan bentuk komitmen kemenhub dalam meningkatkan layanan dan konektivitas di Indonesia," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Mugen Sartoto dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (24/10).
Kapal Perintis ini akan melayani rute trayek R-12 yang diusulkan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini dalam memfasilitasi dan mendukung pergerakan masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal serta program strategis Pemerintahan Provinsi sebagai Lumbung Pangan bagi Kawasan Ibu Kota Negara.
Rute ini sebelumnya dilayani oleh KM Prima Nusantara 01, kapal pengganti ketika KM Sabuk Nusantara 111 dalam masa pembangunan.
Pembangunan sarana transportasi laut dilakukan guna memperlancar arus penumpang, barang dan jasa serta informasi seluruh ke penjuru tanah air sehingga akan memperlancar roda perekonomian dan membantu distribusi logistik nasional. Serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan Wawasan Nusantara serta semakin meningkatkan ketahanan nasional.
"Kami sampaikan bahwa Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 111 Pelabuhan Pangkalan Kotabaru ini, merupakan kapal milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang dalam pengoperasiannya diamanahkan kepada Kantor KSOP Kelas III Kotabaru Batulicin," ujarnya.
KM Sabuk Nusantara 111 tersebut berkapasitas lebih dari 400 penumpang dan melayani rute Kotabaru – Tanjung Samalantakan – Tanah Grogot – Balikpapan – Tanah Grogot – Tanjung Samalantakan – Kotabaru – Mamuju – Kotabaru.
Dengan beroperasinya Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 111 ini sangat mendukung keberlangsungan konektivitas dan mobilitas orang dan barang wilayah - wilayah terpencil di Kotabaru.
"Saya berharap kehadiran kapal perintis KM Sabuk Nusantara 111 ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.
Saat ini Kementerian Perhubungan juga tengah mempersiapkan satu kapal baru lagi yang akan mendukung pengoperasian angkutan laut perintis, yaitu KM Sabuk Nusantara 76 menuju pangkalan Apal di Gorontalo.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas lll Kotabaru-Batulicin, Agus Sularto menyebutkan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 111 mematok harga tiket yang sangat ekonomis. "Untuk Setiap tripnya hanya bertarif Rp 5000 bagi penumpang ekonomi, dan untuk penumpang kelas 1 dengan harga Rp 19.500, nilai ini sangat ekonomis," ujarnya.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Terbitkan Aturan Baru, Kemenhub Izinkan Antigen Digunakan untuk Syarat Penerbangan
Kemenhub Teribkat 4 Aturan Baru untuk Mobilitas Masyarakat, Ini Detailnya
Kemenhub Izinkan Penambahan Kapasitas Penumpang Transportasi Umum
7 Fakta Ketentuan Tes PCR Penumpang dari Luar Negeri di Bandara Soekarno-Hatta
Hindari Negatif Palsu, Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat Penerbangan
Aturan Baru Naik Pesawat Domestik, Wajib PCR dan Kartu Vaksin