Kemenhub kaji ulang pembangunan Pelabuhan Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai hal tersebut. Rencana evaluasi ini dilakukan dalam rangka mengkaji ulang proyek-proyek infrastruktur yang banyak mengandung bahan baku impor.
Kementerian Perhubungan berencana melakukan evaluasi terhadap pembangunan beberapa proyek infrastruktur di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat dan pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai hal tersebut. Rencana evaluasi ini dilakukan dalam rangka mengkaji ulang proyek-proyek infrastruktur yang banyak mengandung bahan baku impor.
"Kita terus melakukan pendalaman. Kalau Jakarta-Surabaya belum pembanguanan, kalau Patimban sudah kontrak," ujar Djoko saat ditemui di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (10/8).
Djoko mengatakan, untuk tahap pertama pembangunan Pelabuhan Patimban hingga kini masih terus berjalan. Namun untuk tahap kedua, belum bisa dipastikan berjalan sesuai rencana atau mengalami penundaan.
"Pembangunan, jalan di tahap pertama. Pengertian evaluasi bahwa tahap satu berjalan, operasi. Kita masuk tahap berikutnya. Jadi sequnece (urutan) ultimate nya kita ada, nanti kita lihat," jelas Djoko.
Meski demikian, Djoko menargetkan pembangunan Pelabuhan Patimban tahap satu rampung pada Maret 2019 mendatang. Sehingga nantinya dapat dioperasikan untuk dermaga kendaraan dan pengoperasian kapal Roll On Roll Off (RORO).
"Pembangunannya sudah mulai, terus jalan. Diharapkan tahun depan bulan Maret sudah dioperasikan dermaga untuk kendaraan dan RORO bisa kita operasikan," tandasnya.
Baca juga:
Pakai bahan baku lokal, proyek infrastruktur PU-PR dipastikan tetap berjalan
Rupiah kembali terperosok ke level Rp 14.439 per USD
Rupiah bergerak satgan di level Rp 14.400-an per USD
Indef sebut kenaikan suku bunga BI tak ampuh dongkrak Rupiah, ini sebabnya
Langkah BI naikkan suku bunga acuan buat lesu pasar modal dan sektor riil
Inflasi Juli rendah, bos BI jadikan bukti pelemahan Rupiah tak beri dampak
Nilai tukar Rupiah kembali merosot ke level Rp 14.500-an per USD