Kemenhub Dukung Inovasi Distribusi Logistik Nasional dengan Drone Kargo HY100
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Hubud mendukung penuh inovasi distribusi logistik nasional menggunakan drone kargo, membuka era baru efisiensi pengiriman barang ke seluruh wilayah Indonesia.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor logistik nasional melalui dukungan terhadap inovasi pesawat tanpa awak. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kemenhub secara aktif mendorong pemanfaatan drone kargo sebagai solusi efisien. Inisiatif ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi barang dengan memanfaatkan teknologi terkini.
Dukungan nyata tersebut diwujudkan dengan penyerahan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk pesawat udara tanpa awak (UAS) model HY100. Sertifikat ini diberikan kepada manufaktur asal China, Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd. Penyerahan VTC ini menandai langkah maju dalam pengembangan ekosistem penerbangan tanpa awak di Indonesia.
Sokhib Al Rokhman, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Hubud Kemenhub, menegaskan bahwa kehadiran drone kargo skala besar ini membuka peluang baru. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung konektivitas dan distribusi logistik nasional secara signifikan. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh proses sertifikasi.
Tonggak Penting Sertifikasi Drone Kargo
Penerbitan VTC untuk Model HY100 merupakan tonggak penting dalam pengembangan ekosistem penerbangan tanpa awak di Indonesia. Proses sertifikasi dilakukan secara komprehensif, mencakup evaluasi desain, uji sistem, hingga uji terbang, guna memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Tim ahli kelaikudaraan Ditjen Hubud sebelumnya telah melaksanakan misi Validation Type Certification langsung di fasilitas Ursa Aeronautical Technology di Shihezi, China, pada 3 hingga 15 Maret 2026.
Selama misi tersebut, tim melakukan serangkaian uji dan evaluasi menyeluruh untuk memastikan desain, spesifikasi, serta operasional sistem UAS HY100 memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional. Penerbitan VTC ini menjadi pencapaian penting sebagai sertifikasi tipe validasi pertama untuk large cargo drone di Indonesia. Hal ini juga menegaskan kesiapan regulator dalam mengakomodasi perkembangan teknologi penerbangan yang semakin maju.
Potensi Transformasi Sektor Logistik Nasional
Dengan kapasitas muatan hingga 1,9 ton, drone HY100 memiliki potensi besar untuk mentransformasi sektor logistik nasional. Teknologi drone kargo ini mampu mempercepat distribusi rantai pasok, menjangkau wilayah terpencil, serta meningkatkan efisiensi operasional industri logistik. Pemanfaatan drone kargo diharapkan dapat mengatasi tantangan geografis Indonesia yang luas dan beragam.
Ke depan, Ditjen Hubud akan terus mengawal tahap operasional serta memastikan seluruh pengembangan inovasi drone dan advanced air mobility tetap memenuhi standar keselamatan dan regulasi penerbangan yang berlaku. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya mendukung inovasi tetapi juga menjaga keamanan dan ketertiban ruang udara. Inovasi drone kargo ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional.
Regulasi dan Keselamatan Operasional Drone
Sebagai langkah mitigasi dan tahapan awal pengoperasiannya, operasional dari HY100 akan difokuskan terlebih dahulu di dalam ruang udara yang terpisah (segregated airspace). Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan menghindari potensi konflik dengan lalu lintas udara lainnya. Ditjen Hubud telah memetakan kebutuhan operasional tersebut berdasarkan hasil evaluasi teknis yang telah dilakukan.
Saat ini, Ditjen Hubud tengah menyiapkan perangkat regulasi lanjutan yang secara khusus mengakomodasi karakteristik pengoperasian teknologi baru ini. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan bahwa inovasi mutakhir tersebut dapat diimplementasikan dengan aman dan terkendali. Kemenhub berupaya keras tanpa mengesampingkan standar keselamatan ruang udara nasional secara menyeluruh.
Kemenhub terus memperkuat komitmennya dalam mengawal inovasi teknologi penerbangan di Indonesia. Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) menyelenggarakan prosesi penyerahan sertifikat tersebut di Tangerang. Reymon Palapa, Kepala Subdirektorat Operasi Pesawat Udara DKPPU Ditjen Hubud Kemenhub, menyerahkan sertifikat kepada perwakilan Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd. Yuting Ping.
Sumber: AntaraNews