Kemenhub berlakukan pengawasan objek vital hingga 2 minggu ke depan
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pengamanan ketat di beberapa titik vital seperti bandara, stasiun dan terminal akan terus dilakukan. Diperkirakan pengawasan ketat akan diberlakukan hingga dua minggu ke depan.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pengamanan ketat di beberapa titik vital seperti bandara, stasiun dan terminal akan terus dilakukan. Diperkirakan pengawasan ketat akan diberlakukan hingga dua minggu ke depan.
Pengamanan tersebut diberlakukan menyusul maraknya aksi teror bom di Tanah Air beberapa hari terakhir ini.
"Saya perkirakan dua minggu dulu, nanti lihat, evaluasi lagi, tergantung dari berbagai masukan dari BIN, TNI, dan lainnya," kata Menhub Budi, di Terminal Jakarta International Container Terminal (JICT), Selasa (15/5).
Saat ini, Kemenhub telah memerintahkan seluruh bawahannya untuk selalu waspada dan meningkatkan kualitas pengamanan di wilayah tugasnya masing-masing.
"Saya sudah beri satu informasi kepada semua kepala bandara, kepala pelabuhan, kepala stasiun, kepala terminal untuk melakukan satu improvement baik dari jumlah maupun kualitas pengamanan yang lebih baik," ujarnya.
Dia juga mengungkapkan sudah terjun langsung meninjau sistem pengamanan penumpang di beberapa tempat. "Kemarin saya sudah ke Bandara Soetta, di sini (pelabuhan) tadi saya juga tanya dan mereka sudah menambah jumlah (petugas), dan mereka juga menambah beberapa prosedur dilakukan dengan lebih intensif."
Baca juga:
Menkominfo: Kami yang bergerak tangkal radikalisme di dunia maya
Istri terduga teroris Sidoarjo terancam dipecat sebagai PNS Kemenag
Hari-hari terakhir Dita Oepriarto sebelum aksi bom bunuh diri di gereja Surabaya
Istri dan tiga anak dari terduga teroris yang tewas di Tandes diamankan
Terduga teroris di Urangagung Sidoarjo sering didatangi tamu malam hari hingga subuh