Kemenhub: 776.794 Penumpang Berangkat ke Luar Negeri Saat Libur Tahun Baru
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana Pramesti mengatakan, bahwa dari laporan Pos Koordinasi Nataru 2018/2019, kegiatan penerbangan internasional yang dipantau pada 7 bandara dilaporkan jumlah keberangkatan penumpangnya mencapai 776.794 penumpang.
Minat masyarakat Indonesia cenderung tinggi pergi ke luar negeri pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Terlihat dari data keberangkatan penerbangan internasional sejak tanggal 20 Desember 2018 sampai 3 Januari 2019 mengalami kenaikan sebesar 14,12 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana Pramesti mengatakan, bahwa dari laporan Pos Koordinasi Nataru 2018/2019, kegiatan penerbangan internasional yang dipantau pada 7 bandara dilaporkan jumlah keberangkatan penumpangnya mencapai 776.794 penumpang.
"Jumlah penerbangan yang melayani keberangkatan tersebut mencapai 4.427 penerbangan, naik 8,45 persen dibanding tahun lalu yang hanya 4.082 penerbangan," ujarnya di Jakarta, Sabtu (5/1).
Polana menambahkan, terdapat kenaikan jumlah penumpang internasional yang diangkut di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali, Husein Sastranegara-Bandung, Juanda-Surabaya, dan Soekarno Hatta-Jakarta dengan kenaikan tertinggi terdapat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali sebesar 50,66 persen.
Sementara itu terdapat jumlah penurunan penumpang di Bandar Udara Kualanamu-Medan, Adisutjipto-Yogyakarta, dan Sultan Hasanuddin-Makassar, dengan penurunan tertinggi pada Bandar Udara Sultan Hasanuddin-Makassar sebesar 24,12 persen.
"Sedangkan dari penerbangan domestik tercatat dari 36 bandara yang dipantau, total penumpang yang diangkut sebesar 3.773.784 penumpang, sedangkan tahun lalu sebesar 4.378.979 penumpang atau mengalami penurunan sebesar 14,00 persen," imbuhnya.
Polana pun mengapresiasi jalannya angkutan udara Nataru yang hingga saat ini masih terbilang lancar. Adapun hingga hari ini, Kemenhub telah melakukan uji laik kendaraan (rampcheck) sebanyak 2.212 kali terhadap 546 registrasi pesawat.
"Semua pesawat yang dirilis terbang telah memenuhi syarat kelaikudaraan, untuk keselamatan kami tidak ada toleransi, harus dipenuhi bila ingin terbang," tandasnya.
Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Miliarder Ini Beri 4 Tips Capai Resolusi di 2019
Puncak Arus Balik Penumpang Maskapai Penerbangan Diprediksi Terjadi 6 Januari 2018
XL Catat Kenaikan Trafik 83 Persen saat Natal dan Tahun Baru
Seramnya Ritual Penyucian Diri Warga Meksiko
Awal Tahun, Harga Daging Sapi Terpantau Normal
Trafik Internet Telkomsel Meningkat 21 Persen di Malam Tahun Baru
Malam Tahun Baru Trafik Internet Indosat Melejit 11,4 persen