Kembangkan Industri Halal, BUMN Luncurkan LinkAja Syariah
Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar mengatakan, ke depan LinkAja Syariah menjadi sistem pembayaran digital yang mampu mendukung ekosistem digital ekonomi syariah.
Untuk mendukung pengembangan industri syariah, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan kerja sama dengan PT Fintek Karya Nusantara untuk mengembangkan aplikasi LinkAja Syariah.
Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar mengatakan, ke depan LinkAja Syariah menjadi sistem pembayaran digital yang mampu mendukung ekosistem digital ekonomi syariah.
"LinkAja Syariah akan terhubung dengan sistem perdagangan e-commerce, produk keuangan syariah, pariwisata halal serta juga melayani transaksi dana sosial keagamaan, seperti infak, zakat dan wakaf dengan masjid-masjid dan lembaga zakat di seluruh Indonesia," ujarnya di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (14/5).
Selain melalui LinkAja, KNKS juga akan mendorong terbentuknya marketplace yang dapat mengakomodasi kebutuhan umat muslim di Indonesia. Setidaknya ada dua marketplace yang sudah diajak bekerja sama yaitu Tokopedia dan Bukalapak.
Melalui marketplace ini, pengguna dapat lebih mudah mencari dan mengidentifikasi produk-produk dengan nomor sertifikasi halal. Tidak hanya itu, nantinya pengguna juga dapat lebih mudah untuk melakukan investasi pada instrumen syariah seperti reksadana syariah melalui platform e-commerce.
"Hal ini dimulai dengan mengajak marketplace yang sudah ada saat ini, yaitu Bukalapak dan Tokopedia untuk menghadirkan produk-produk halal dan produk keuangan syariah di masing-masing e-commerce. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi pemain e-commerce yang turut bergabung dalam ekosistem ini," jelasnya.
Baca juga:
Lima Juta Nasabah E-Cash Bank Mandiri Telah Pindah ke LinkAja
Masih Terus Diperbaiki, Peluncuran LinkAja Kembali Ditunda
Belum Resmi Diluncurkan, Pengguna Terdaftar LinkAja Diklaim Capai 32 Juta
Menteri Rini Sebut Seremonial Peluncuran LinkAja Bakal Digelar 5 Mei
Tahun Depan, Pinjam Duit Modal Usaha Bisa Lewat LinkAja
Menteri Rini Klaim Pengguna LinkAja Sudah Capai 25 Juta