LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kemampuan RI untuk Pulih dari Covid Rendah, Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib mengatakan, semakin lamanya proses pemulihan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pun tidak akan berjalan. Karena kunci dari pemulihan ekonomi nasional adalah masalah kesehatan.

2021-07-16 13:55:30
vaksin corona
Advertisement

Indeks Pemulihan Covid-19 Nikkei merilis bahwa kemampuan Indonesia untuk pulih dari pandemi Covid-19 berada di urutan terbawah. Indonesia berada di posisi 110 dari 120 negara yang disertakan.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Ajib mengatakan, semakin lamanya proses pemulihan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pun tidak akan berjalan. Karena kunci dari pemulihan ekonomi nasional adalah masalah kesehatan.

Dia pun meminta kepada pemerintah agar menggunakan seluruh insfrastruktur dan instrumen yang dipunya untuk dimaksimalkan, salah satunya yaitu upaya akselerasi vaksinasi.

Advertisement

"Kuncinya adalah akselerasi program vaksinasi. Penyelamatan kesehatan dan pemulihan perekonomian adalah dua sisi yang harus dijaga keseimbangannya," kata dia kepada merdeka.com, Kamis (16/7).

Dia menyebut kegiatan perekonomian bisa kembali normal setelah terbangun herd immunity atau kekebalan komunal di masyarakat, di mana minimal 70 persen masyarakat sudah tervaksin. Dengan jumlah penduduk sekitar 270 juta orang, maka dibutuhkan lebih dari 189 juta orang untuk membangun kekebalan komunal ini.

"Kalau pemerintah bisa melakukan vaksinasi 1 juta orang per hari, awal tahun 2022 baru baru selesai," kata Ajib.

Advertisement

Libatkan Semua Elemen Masyarakat

Di satu sisi memang, upaya percepatan vaksinasi ini perlu melibatkan semua elemen masyarakat. Karena program ini bukan hanya tanggung jawab tunggal pemerintah. Oleh karenanya, dengan adanya vaksin gotong royong diharapkan, kekebalan komunal di masyarakat akan terbentuk.

Dikutip dari laman Nikkei Asia, Jumat (16/7), Indonesia tetap di urutan ke-110, karena kasus baru dan kematian setiap hari mencapai rekor tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Pejabat pemerintah dan ahli epidemiologi menyebut hari raya Idul Fitri sebagai faktor kunci lonjakan terbaru.

Tapi rasa puas diri bisa menjadi faktor lain. Data tren mobilitas negara dari Google menunjukkan orang Indonesia lebih terlibat dalam aktivitas secara normal dalam beberapa bulan terakhir dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.