Kemacetan parah arus mudik 2016 buat inflasi Juli melonjak
Harga-harga komoditas pangan seperti cabai sempat naik 32 persen karena distribusi terhambat.
Bank Indonesia (BI) memprediksi laju inflasi Indonesia akan mengalami peningkatan di Juli 2016 ini. Sebab, pekan pertama dan kedua bulan ini, inflasi cukup tinggi yang disebabkan kemacetan parah di arus mudik, tepatnya di pintu tol Brebes.
Meski demikian, inflasi pada bulan ketiga dan akhir Juli ini diperkirakan akan kembali menurun.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan, pada pekan pertama dan kedua Juli 2016 inflasi berada pada 1,2 persen (mtm) dan 1,128 persen (mtm) atau mengalami kenaikan dibandingkan inflasi Juni 2016 yang berada pada posisi 0,66 persen (mtm).
"Memang masih cukup tinggi, tapi di pekan ketiga dan keempat akan lebih rendah lagi," ujar dia di kantornya, Jakarta, Kamis (21/7).
Dia menjelaskan, meningkatnya inflasi pekan pertama dan kedua Juli 2016 disebabkan karena ada kenaikan tarif angkutan umum, gangguan distribusi karena kemacetan di jalan tol Brebes Exit.
"Sehingga telah memengaruhi harga-harga komoditas pangan seperti cabai sempat naik 32 persen di pekan pertama, tapi kami yakini minggu-minggu mendatang akan ke bawah," tutur Juda.
Meski demikian, BI masih optimis bahwa Inflasi tahun ini akan tetap berada pada kisaran sasaran inflasi 2016, yaitu 4±1 persen. "Perkembangan inflasi inti tersebut sejalan dengan masih terbatasnya permintaan domestik, menguatnya nilai tukar rupiah dan terkendalinya ekspektasi inflasi," tutupnya
Baca juga:
Dituduh kartel naikkan harga skuter matik, ini kata bos Honda
Dana tax amnesty masuk Rp 560 T, perbankan kebanjiran likuiditas
Cegah pencurian ikan, KKP dorong nelayan Pantura melaut di Natuna
Dibanding Vietnam, industri film Indonesia dinilai jalan di tempat
Juni 2016, Rupiah menguat sebab sentimen positif tax amnesty
Gubernur Jatim nilai SPAM Umbulan bikin harga air jadi murah
Impor minyak untuk CPE, Menteri Sudirman janji cari harga murah