Kejar ketertinggalan, pemerintah komitmen bangun infrastruktur
Menteri Keuangan, Sri Mulyani menuturkan, suatu negara tidak mungkin bisa berkompetisi jika infrastruktur masih bobrok. Untuk itu, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus menggarap dan menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani menuturkan, suatu negara tidak mungkin bisa berkompetisi jika infrastruktur masih bobrok. Untuk itu, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah fokus menggarap dan menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Makanya Jokowi minta doing bisnis di Indonesia harus bagus. Bisnis itu indikator becus atau tidaknya kita bisa menaungi masyarakat. Sebagai pemerintah bukan problem tapi solusi. Reformasi birokrasi makanya penting," kata Sri Mulyani dalam sebuah seminar di Balai Kartini Jakarta, Senin (14/8).
Dia mengatakan, tidak semua orang dilahirkan untuk berkompetisi, dengan begitu orang-orang miskin harus bisa menjadi sesuatu yang diangkat. "Pemihakan menjadi penting karena tidak semua orang dilahirkan untuk berkompetisi," katanya.
Dia menambahkan, jika suatu negara ingin berkompetisi harus memiliki sumber daya manusia, sumber daya alam dan infrastruktur. Sebab, ketiga hal tersebut merupakan koalisi yang baik.
"Itu pernyataan yang menjadi negara kompetitif dan mampu bersaing sehat dan memelihara perdamaian dunia,"'pungkasnya.
Baca juga:
Ekonomi RI tahun depan diperkirakan tumbuh 5,3 persen
HIPMI sebut hanya 4 persen dari 5 juta mahasiswa mau jadi pengusaha
Kebutuhan dunia pada pembangkit nuklir terus meningkat di masa depan
Ingin punya apartemen dekat DKI dengan DP 0 persen, coba cek di sini
HUT RI ke-72,PLN beri kado listrik 24 jam ke Desa Loa Kumbar
Masyarakat lebih pilih jalan-jalan daripada belanja kebutuhan rumah