LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kasus Covid-19 Mulai Landai, Jokowi Yakin Kondisi Ekonomi Hampir Posisi Normal

Jokowi pun optimis dengan hal tersebut. Sebab saat ini terlihat pabrik, industri dan manufaktur sudah bergerak.

2021-04-29 09:32:02
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim dengan adanya penekanan angka kasus Covid-19 pada Maret dan April yang berdampak pada perekonomian di Indonesia menuju posisi normal. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4).

"Kemudian yang berkaitan dengan ekonomi, dengan kondisi yang sekarang kita kerjakan bisa menekan laju penyebaran covid harian, kasus harian covid bisa kita tekan. Bulan Maret April ini sudah kelihatan, ekonomi sudah hampir menuju pada posisi normal," katanya.

Sehingga kata Jokowi target secara nasional pada 2021 yaitu 4,5 hingga 5,5 persen bisa tercapai. Tetapi hal tersebut katanya tergantung pada pertumbuhan ekonomi di Kuartal II 2021.

Advertisement

"Artinya apa, April, Mei, Juni ini sangat-sangat menentukan. Kalau kita bisa menekan covid-nya, tanpa membuat guncangan di ekonomi inilah keberhasilan dan target kita kurang lebih 7 persen harus tercapai. Kalau itu bisa tercapai, Insya Allah kita pada kuartal berikutnya akan lebih memudahkan," bebernya.

Jokowi pun optimis dengan hal tersebut. Sebab saat ini terlihat pabrik, industri dan manufaktur sudah bergerak. Hal tersebut kata dia tercerminkan dari Purchasing Managers Index (PMI) yang pada sebelum pandemi berada di angka 51, sekarang justru sudah di atas kenormalan sebelum pandemi yakni di angka 53,2 padahal sebelum pandemi di angka 51.

Kemudian konsumsi listrik pun sudah terjadi pertumbuhan. Dia membeberkan saat ini sudah naik berada kurang lebih 3,3 persen. Kenaikan tersebut berada pada wilayah industri, di rumah tangga dan pemerintahan.

Advertisement

"Semuanya konsumsinya naik. Ini juga patut kita syukuri," bebernya.

Lalu impor barang modal pun meningkat 33,7 persen yang sebelumnya negatif. Selanjutnya indeks keyakinan konsumen juga kata Jokowi naik yang sebelumnya 84,9-85,8 kini mencapai 93.

"Ini juga patut kita syukuri, artinya kita harus optimis," katanya.

Lanjut indeks penjualan ritel pun meningkat. Dia mengatakan pada Maret mencapai 182,3 di bulan Maret. Artinya kata Jokowi sudah terdapat demand di situ, ada permintaan di situ. Ada belanja di situ. Ada konsumsi. Kelihatan di indeks penjualan ritel.

"Angka-angka seperti ini perlu kita ketahui semuanya," ungkapnya.

Baca juga:
Jokowi Minta APBD Segera Dibelanjakan Agar Pertumbuhan Ekonomi Meningkat
ADB Ramal Ekonomi Indonesia Kembali Tumbuh Tinggi di 2022
Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen Tahun ini dari Dalam dan Luar Negeri
Tiga Ramalan CEO Dunia yang Bisa jadi Pertimbangan Berbisnis di 2021
Pemerintah Catat Ekonomi Dunia Mulai Bergerak Pulih, Berikut Indikatornya

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.