LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kasus Aktif Covid-19 di Luar Jawa-Bali Beri Kontribusi 59,4 Persen Secara Nasional

Total kesembuhan atau recovery rate mencapai 91,66 persen. Lalu tingkat kematian atau confirm fatality rate sebesar 3,45 persen, dan kasus aktifnya pada kurun waktu 9-12 September 2021 turun 68,30 persen.

2021-09-13 21:03:09
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa kasus aktif Covid-19 di luar Jawa-Bali hingga 12 September 2021 memberikan kontribusi 59,46 persen di lingkup nasional.

"Dapat kami sampaikan, khusus untuk luar Jawa-Bali, kasus nasional per 12 september kemarin berkontribusi terhadap kasus aktif sebesar 59,46 persen," terang Airlangga, Senin (13/9).

Jika dilihat dari lingkup Sumatera, total kesembuhan atau recovery rate mencapai 91,66 persen. Lalu tingkat kematian atau confirm fatality rate sebesar 3,45 persen, dan kasus aktifnya pada kurun waktu 9-12 September 2021 turun 68,30 persen.

Advertisement

Kemudian Nusa Tenggara, dengan tingkat kesembuhan 95,03 persen, confirm fatality rate 2,29 persen, dan kasus aktif per 9-12 September turun 81,66 persen.

Sementara di Kalimantan recovery rate mencapai 93,21 persen, dengan tingkat kematian 3,13 persen dan kasus positif dari 9-12 September turun 74 persen.

Demikian pula untuk Maluku-Papua, kasus kesembuhan sebesar 84,29 persen, confirm fatality rate 1,56 persen, dan penurunan per 9-12 September minus 38,07 persen.

Advertisement

Sedangkan di Sulawesi kasus konfirmasi sembuhnya mencapai 93,54 persen, dengan tingkat kematian 2,58 persen dan kasus positif Covid-19 turun hingga 73,9 persen.

"Kalau kita lihat, kita ada data-data yang harus diperbaharui, terutama di luar Jawa-Bali karena sudah ada kasus yang lebih 21 hari. Dan ini memang bapak Presiden meminta agar segera data-data di-cleansing," ujar Airlangga.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pemerintah Pantau 3 Varian Mutasi Covid-19
Vaksinasi Vietnam Lamban, Ho Chi Minh Perpanjang Lockdown Hingga Akhir September
Dinkes: 99 Persen RT di Cianjur Masuk Zona Hijau
Ridwan Kamil Prioritaskan Bantuan Alkes Darurat dan Sembako ke Pelosok Jabar
China Lockdown Satu Kota karena Muncul 19 Kasus Baru Covid-19
Penanganan Covid di Jakarta Baik, DPRD Ingatkan Tetap Waspada Gelombang Virus

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.