Kasus AirAsia & Lion Air bukti keamanan bandara RI mengkhawatirkan
"Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan dan dianggap teknis saja."
Dunia maskapai penerbangan Indonesia kembali menjadi sorotan setelah insiden kesalahan menurunkan penumpang internasional.
Kejadian pertama yaitu dialami maskapai Lion Air dari Singapura. Seluruh penumpang maskapai penerbangan Lion Air dari Singapore pada Selasa (10/5) lalu, dengan nomor penerbangan JT 161 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, lolos dari pemeriksaan baik Imigrasi maupun Bea Cukai.
Informasi didapat, pesawat yang tiba sekitar pukul 19.30 WIB itu keluar melalui terminal 1 domestik, bukan terminal Internasional. Hal itu jelas mengaitkan seluruh penumpang yang masuk ke Indonesia itu menjadi ilegal.
Tak berselang lama, maskapai penerbangan AirAsia juga mengalami hal yang sama. Pada Senin (16/5), pesawat AirAsia QZ509 yang mengangkut 155 penumpang dari Singapura mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali pada pukul 23.54 WITA. Tanpa diketahui penyebabnya, sekitar 48 penumpang dibawa ke terminal kedatangan domestik.
Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan, kejadian tersebut menjadi tengara bahwa keselamatan penerbangan dan keamanan bandara di Indonesia masih rendah dan mengkhawatirkan.
Dia secara tegas meminta Kementerian Perhubungan mengusut kasus ini.
"Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan dan dianggap teknis saja. Kemenhub harus mengusut kasus ini secara tuntas dan memberikan sanksi operasional kepada manajemen Air Asia." kata Tulus Abadi di Jakarta, Rabu (18/5).
Baca juga:
YLKI: Usut tuntas kasus AirAsia salah turunkan penumpang
8 maskapai buat aliansi penerbangan murah, hubungkan sepertiga dunia
Kemenhub mengaku tahu dari media sosial insiden Lion Air JT161
Kemenhub sebut Lion Air pecat sopir bus pengantar penumpang JT161
Kemenhub: 4 Penumpang Lion Air JT161 masih belum lapor imigrasi
Lion Air salahkan sopir bus soal insiden WNA lolos pemeriksaan
YLKI: Usut tuntas kasus AirAsia salah turunkan penumpang
Kronologis 47 WNA penumpang AirAsia 'lepas' di Bandara Ngurah Rai