Karyawan ESDM soal pengganti Arcandra: Kalau bisa jangan militer
"Yang santai saja menterinya, jangan jenderal kalau bisa."
Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral masih terlihat sepi, pagi ini. Tak tampak kesibukan menyusul pergantian pucuk pimpinan kementerian vital tersebut yang dilakukan Presiden Joko Widodo, semalam.
Kepala negara memberhentikan dengan hormat Menteri ESDM Arcandra Tahar. Dan menunjuk Luhut Binsar Panjaitan sebagai Pelaksana tugas Menteri ESDM.
Dengan demikian, Arcandra hanya menjabat sebagai menteri ESDM selama 20 hari. Dia menggantikan Sudirman Said pada 27 Juli lalu.
Salah seorang karyawan menilai Arcandra adalah sosok yang santai.
"Pak menteri santai, tidak perlu banyak kawalan. Sama seperti Pak Sudirman Said."
Dia berharap, menteri ESDM definitif nantinya juga memiliki karakter yang sama dengan para pendahulunya.
"Jangan terlalu militer kalau bisa, yang santai saja menterinya. Jangan jenderal kalau bisa."
Menurut keterangan salah satu petugas keamanan, Arcandra Tahar belum terlihat di Kementerian ESDM. Saat masih menjabat, dia biasa datang pukul 08.00 WIB.
"Mungkin tidak kevsini," katanya. "Belum ada ada kegiatan angkat-angkat barang dari tadi malam sampai pagi ini."
Baca juga:
DPR desak Jokowi pilih Menteri ESDM baru paling lambat pekan depan
Presiden Jokowi disarankan tetap rangkul Arcandra
ESDM masih tunggu arahan Jokowi paska pencopotan Arcandra
Arcandra dicopot, Politisi Golkar ini digadang jadi Menteri ESDM
Jadi Plt Menteri ESDM, Luhut punya 3 agenda yang harus diselesaikan
Pengusaha listrik setuju Arcandra dicopot dari Menteri ESDM