Kalah saing dengan ponsel pintar, Intel bakal pecat 12.000 karyawan
Jumlah ini mencapai 11 persen dari total keseluruhan staf yang bekerja.
Perusahaan teknologi raksasa dunia, Intel akan memecat 12.000 karyawannya secara global. Jumlah ini mencapai 11 persen dari total keseluruhan staf yang bekerja.
Seperti dikutip dari CNN, Intel sampai akhir tahun lalu mempekerjakan sekitar 107.300 karyawan dan rencana pemecatan ini akan diumumkan secara resmi dalam 60 hari ke depan. Pemecatan pegawai akan dilangsungkan hingga 2017 mendatang.
Intel adalah perusahaan pembuat chip komputer terbesar dunia. Perusahaan telah bekerja keras mempertanhakan pasar komputer dengan membuat mikroprosesor yang telah mendominasi komputer baru saat ini.
Namun demikian, perusahaan telah gagal bersaing dengan perangkat lain seperti telepon pintar yang kini sukses jadi pengganti komputer ataupun laptop.
Sebanyak 60 persen keuntungan Intel disumbang dari penjualan chip komputer dan mikroprosesor. Bisnis inti ini kini dihantam oleh ponsel pintar.
Pengurangan pegawai diharapkan bisa menghemat menghemat pengeluaran perusahaan sebesar USD 750 juta pada tahun ini dan USD 1,4 miliar di tahun depan.
Pada saat bersamaan, Intel mengumumkan akan menggeser lini bisnis dengan berinvestasi lebih banyak pada perangkat laptop convertible, game serta pusat data internet.
Baca juga:
Intel kenalkan prosesor baru, buat laptop murah makin kencang!
CIA terseret skandal Panama Papers
Pendiri Intel dan legenda Silicon Valley Andy Grove meninggal dunia
Kolaborasi Intel dengan industri percepat 5G
Atasi terorisme, Turki-Indonesia janji tukar informasi intelijen
Intel pamer terobosan baru di CES 2016
Daftar 5 operasi rahasia CIA obok-obok negara orang