KAI Tanjungkarang Catat Lonjakan Penumpang 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026
PT KAI Divre IV Tanjung Karang mengalami lonjakan penumpang signifikan sebesar 14 persen pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi.
KAI Tanjungkarang Catat Lonjakan Penumpang 14 Persen Selama Libur Nataru 2025/2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang, Lampung, melaporkan adanya peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kenaikan ini mencapai 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data operasional menunjukkan bahwa total penumpang mencapai 29.794 orang, melampaui angka 26.114 penumpang pada tahun sebelumnya.
Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama untuk perjalanan akhir tahun. Kepala KAI Divre IV Tanjung Karang, Mohamad Ramdany, menyatakan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Lonjakan ini terjadi pada layanan kereta api penumpang di wilayah Divre IV Tanjung Karang.
Puncak volume penumpang tercatat pada tanggal 21 Desember 2025, dengan 4.481 penumpang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan puncak penumpang pada tanggal yang sama di tahun sebelumnya. KAI Divre IV Tanjung Karang terus berupaya menjaga keselamatan dan kualitas layanan di tengah lonjakan jumlah pengguna jasa ini.
Lonjakan Angka Penumpang dan Rute Favorit
PT KAI Divre IV Tanjung Karang mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 14,09 persen selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Total 29.794 orang menggunakan layanan kereta api, naik dari 26.114 penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam penggunaan transportasi kereta api di wilayah tersebut.
Lonjakan penumpang ini didominasi oleh layanan kereta api penumpang utama di Divre IV Tanjung Karang. Dua rute yang paling banyak diminati adalah KA Rajabasa dan KA Kualastabas. KA Rajabasa melayani satu perjalanan pulang pergi (PP) dengan relasi Tanjung Karang–Kertapati.
Sementara itu, KA Kualastabas menyediakan dua perjalanan pulang pergi (PP) yang menghubungkan Tanjung Karang–Baturaja. Kedua layanan ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat selama musim liburan. Pergerakan penumpang terpantau stabil sepanjang periode tersebut.
Puncak kepadatan penumpang terjadi pada 21 Desember 2025, dengan jumlah mencapai 4.481 orang. Angka puncak ini melampaui volume penumpang pada tanggal yang sama di tahun sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa minat masyarakat untuk bepergian dengan kereta api semakin meningkat.
Kepercayaan Publik dan Kontribusi Lingkungan
Kenaikan jumlah penumpang yang signifikan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Moda transportasi ini dianggap aman, nyaman, dan andal untuk perjalanan jarak jauh. Mohamad Ramdany menekankan bahwa kereta api telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Peningkatan ini juga menunjukkan keberhasilan KAI dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Kenyamanan dan keamanan menjadi faktor penting yang menarik minat masyarakat. Terlebih lagi, pada masa libur akhir tahun, efisiensi waktu perjalanan juga menjadi pertimbangan utama.
Selain mendukung mobilitas, pengoperasian KA Rajabasa dan KA Kualastabas juga berkontribusi pada aspek lingkungan. Kereta api membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya. Ini merupakan langkah positif dalam mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Upaya KAI dalam Menjaga Kualitas Layanan
KAI Divre IV Tanjung Karang terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kualitas layanan. Berbagai upaya dilakukan di tengah meningkatnya jumlah pengguna jasa. Evaluasi rutin terhadap kesiapan sarana dan prasarana menjadi prioritas utama.
Penguatan sumber daya manusia juga terus dilakukan untuk memastikan operasional berjalan lancar. Tujuannya adalah agar setiap perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan nyaman bagi semua penumpang. KAI bertekad untuk mempertahankan standar layanan yang tinggi.
Untuk mendukung kelancaran operasional, KAI mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun. Penumpang juga diharapkan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan yang berlaku. Hal ini penting demi kenyamanan bersama selama periode libur akhir tahun.
Sumber: AntaraNews