KAI segera hadirkan WiFi di KRL dan kereta api
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi agar penumpang kereta merasa semakin nyaman. Beberapa inovasi telah dilakukan diantaranya pemilihan pembelian tiket yang semakin mudah dan beragam. Selain itu, dalam waktu dekat, pihaknya telah menyiapkan WiFi.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, mengatakan pihaknya akan terus melakukan inovasi agar penumpang kereta merasa semakin nyaman. Beberapa inovasi telah dilakukan diantaranya pemilihan pembelian tiket yang semakin mudah dan beragam.
Selain itu, dalam waktu dekat, pihaknya telah menyiapkan pengadaan jaringan internet tanpa kabel (WiFi) di semua kereta. Baik kereta rel listrik (KRL) maupun KA utama dan lokal.
"Rencana yang sudah dilakukan bagaimana kereta api bisa menggunakan WiFi," kata Edy di Kantornya, Jakarta, Selasa (9/1).
Edy mengungkapkan, pengadaan WiFi tersebut merupakan inisiasi dari PT KAI yang akan terealisasi tahun ini. Namun, Edy menegaskan bahwa pengadaan WiFi tersebut baru sebatas rancangan. Sehingga belum ada rincian yang lebih detail seperti bagaimana teknis dan pendanaannya.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan aplikasi KAI Access versi terbaru. Edi Sukmoro mengatakan terdapat banyak fitur yang ditambahkan pada Aplikasi ini, seperti menu Train untuk pemesanan tiket dan menu Meals untuk layanan pesan preorder menu makanan restorasi KA.
Selain itu, masih terdapat fitur-fitur pendukung seperti My Trips yakni riwayat pemesanan tiket kereta. Fitur Deals yang berisi Info promo-promo menarik terkait kereta api. Fitur Remind Me yakni fitur pengingat perjalanan yang dapat diatur setting waktu (10-60 menit) sebelum keberangkatan KA.
Baca juga:
PT KAI angkut 4,85 juta penumpang kereta selama Natal dan Tahun Baru
Bangun pabrik baru, INKA bakal produksi kereta cepat di Tanah Air
Direksi BNI tinjau fasilitas stasiun kereta bandara
Penumpang KRL dari Stasiun Rangkasbitung tumbuh 123 persen sejak April 2017
8 Januari, saldo minimal KMT turun jadi Rp 5.000 dan pinalti pengguna harian dihapus
Jumlah penumpang capai 315,8 juta, subsidi KRL Rp 1,2 triliun tak cukup
KA Bandara beroperasi 82 perjalanan, KCI bakal kurangi KRL lintas Duri-Tangerang