KAI raup pendapatan Rp 400 M dari angkutan Lebaran 2015
KAI juga menyebut bahwa target penumpang 5,9 juta selama musim mudik 2015 telah tercapai.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah meraup pendapatan dari program angkutan mudik Lebaran sebesar Rp 399 miliar. KAI pede target pendapatan angkutan Lebaran tahun ini sebesar Rp 400 miliar tercapai.
"Jadi target Rp 400 miliar pasti dapat. Sampai kemarin Rp 399 miliar, kami (targetkan) sampai Rp 423,8 miliar. Jadi Rp 400 miliar sudah lewat," tegas Direktur Komersial KAI Bambang Eko Martono di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
Dia menambahkan, target Rp 400 miliar merupakan target pendapatan untuk H-7 lebaran hingga H+7. Sedangkan, untuk target penumpang juga telah melewati target.
Bambang menjelaskan, pada 2014, total penumpang hanya mencapai 3.897.225 orang. Tahun ini mereka menargetkan untuk mendapatkan 5,9 juta untuk H-15 sampai H+7.
"Yang jelas 5,9 juta sudah lewat," tutupnya.
Sebelumnya, Bambang mengatakan, pendapatan KAI tahun lalu dari mudik lebaran Rp 361 miliar. Angka tersebut didapatkan dari sekitar 5,5 juta penumpang selama mudik Lebaran tahun 2014. Sementara untuk tahun ini, KAI menargetkan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 5,7 juta.
KAI optimis jumlah penumpang bisa mencapai 5,9 juta pada musik Lebaran tahun ini. "Awalnya 5,7 juta tapi dengan adanya tambahan KA maka bisa 5,9 juta penumpang," kata dia.
Sementara, untuk KA Tambahan, KAI sudah menyiapkan 15 KA per hari. Nantinya KA Tambahan itu akan digunakan untuk H-7 hingga H+7 Lebaran.
Baca juga:
PT KAI janji jadikan kereta api transportasi andalan publik
Petugas PT KAI berhasil tangkap 14 calo tiket penumpang
PT KAI: Ada penumpang coba pakai tiket palsu, ditanya umur bingung