LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KAI-Pelindo III Sepakati Pemanfaatan Fasilitas dan Optimalisasi Aset Bisnis

PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Pelabuhan Indonesia III melakukan penandatanganan kesepakatan pemanfaatan fasilitas dan optimalisasi aset bisnis secara virtual. Dengan demikian kedua perusahaan dapat saling memanfaatkan aset sehingga dapat memberi nilai tambah, baik dari segi produktivitas maupun profitabilitas.

2020-11-20 12:46:19
PT KAI
Advertisement

PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Pelabuhan Indonesia III melakukan penandatanganan kesepakatan pemanfaatan fasilitas dan optimalisasi aset bisnis secara virtual. Dengan demikian kedua perusahaan dapat saling memanfaatkan aset sehingga dapat memberi nilai tambah, baik dari segi produktivitas maupun profitabilitas.

"Diharapkan, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi bentuk komitmen bersama dan landasan bagi para pihak untuk melaksanakan sinergitas dalam pengembangan bisnis logistik," ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam konferensi pers virtual.

Kerja sama ini difokuskan di 3 wilayah pelabuhan kelolaan Pelindo III, yaitu Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Direktur Utama Pelindo III U. Saefudin Noer mengatakan, pelabuhan Tanjung Intan memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi saat ini.

Advertisement

"Kenapa Cilacap ini kami tawarkan, karena ini salah satu pelabuhan di jalur selatan Jawa yang di sana ada perusahaan energi, perusahaan makanan, menurut kami di waktu mendatang, pertumbuhannya bisa jadi acuan untuk mendukung proyek kami," ujarnya.

Dia menjelaskan, jalur transportasi darat di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas juga penting untuk dikembangkan untuk mendukung pengembangan kawasan industri Batang.

"Sementara Tanjung Perak ini karena 55 persen lebih logistik nasional khususnya kontainer ada di sini, untuk domestik ke peti kemas corenya memang di Surabaya, jadi bisa kita efisienskan prosesnya dan bisa menekan cost logistiknya," katanya.

Advertisement

Diharapkan setelah terjalin kerjasama antara dua perusahaan ini, aset-aset lama perusahaan bisa termanfaatkan secara optimal sehingga mendukung pengurangan biaya logistik nasional. "Karena ini kan problemnya problem lama yaitu idle asset, harus diselesaikan dengan cara baru karena aset ini bertebaran di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia," tutupnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Eks Dirut Peruri Ditunjuk Jadi Direktur Garuda Indonesia
Mabes Polri Sebut Pospera juga Laporkan Stafsus Kementerian BUMN di 11 Daerah
Kementerian BUMN Tunjuk BKI Jadi Induk Holding BUMN Jasa Sertifikasi
Kementerian BUMN Bakal Bentuk Holding BUMN Jasa Survei
Permintaan KPR Diperkirakan Naik, BTN Harap Ada Tambahan Kuota FLPP
Hasil Panen Kentang Petani di Lombok Timur Meningkat 2 Kali Lipat

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.