LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kadin sebut ada perusahaan kuasai tata niaga kedelai

Ekonom Kadin menyebut perusahaan berinisial "F", selalu dianakemaskan Kemendag.

2013-09-06 14:48:31
Krisis kedelai
Advertisement

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) turut bersuara soal dugaan praktik kartel pangan. Khususnya pada tata niaga kedelai yang membuat harga bahan baku tempe itu melonjak drastis.

Ketua lembaga pengkajian penelitian dan pengembangan ekonomi (LP3E) Kadin Didik J. Rachbini mengatakan ada kuat dugaan indikasi kartel kedelai Indonesia yang menyebabkan melonjaknya harga kedelai sekarang ini.

Didik menyebut pangkal masalahnya di Kementerian Perdagangan, terutama dalam kaitan pemberian jatah impor. Sebab, Badan urusan Logistik (Bulog) justru mendapat izin mengimpor kedelai tak banyak.

Advertisement

"Kuat dugaan indikasi kartel itu ada, dalam kuota impor yang diberikan pemerintah baru baru ini bulog dapet sedikit, seharusnya Bulog menjadi terdepan dapat impor yang banyak," jelas Didik saat diskusi di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (6/13).

Didik mengaku ada beberapa perusahaan yang diberi kewenangan oleh pemerintah untuk leluasa dalam hal impor kedelai. Namun ada satu yang sangat dianakemaskan Kementerian Perdagangan.

"Perusahaan berinisial F sebagai pemain utama impor kedelai. Perusahaan F itu nampaknya di prioritaskan. Di dalam penerima kouta itu yang lain ngikut juga," ujarnya tanpa merinci lebih lanjut.

Advertisement

Pendapat Kadin senada dengan dugaan awal Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Memang keberadaan jaringan pengusaha yang menahan pasokan belum terbukti, tapi ada aspek kelemahan dalam kebijakan Kementerian Perdagangan.

Ketua KPPU Nawir Messi menyatakan pihaknya masih menyelidiki indikasi tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan ada kartel kedelai, tapi dugaan kita adalah persoalan kebijakan," ujar Messi pada merdeka.com, kemarin.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.