LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

KA semicepat Jakarta-Surabaya dipastikan gunakan rel yang sudah ada

Budi mengaku pihaknya sudah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono terkait anggaran untuk menghilangkan lintasan sebidang.

2017-09-15 15:41:29
Kereta sedang Jakarta-Surabaya
Advertisement

Proyek pembangunan Kereta Api Semicepat Jakarta-Surabaya dipastikan menggunakan rel yang sudah ada (eksisting), yang pada mulanya direncanakan menggunakan rel layang (elevated).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan hal tersebut karena dinilai lebih murah dan cepat pengerjaannya. "Jadi begini, KA Jakarta-Surabaya itu kita pakai lintasan eksisting, lebih murah, lebih cepat," katanya seperti dikutip Antara, Jumat (15/9).

Namun, dia menuturkan pekerjaan utama yang harus dilakukan apabila menggunakan rel yang sudah ada, yaitu menghilangkan perlintasan sebidang. Selain itu, lanjut dia memperbaiki rel yang sudah ada dan mengubah tikungan menjadi lebih landai.

Advertisement

Budi mengaku pihaknya sudah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono terkait anggaran untuk menghilangkan lintasan sebidang.

Namun, dia belum mengetahui besaran investasi tersebut serta penghitungan ulang dana proyek tersebut.

"Saya masih belum tahu, tapi berapapun lintasan sebidang itu akan dikurangi, artinya proyek sudah dimulai dan kalau bisa dimulai dari sekarang," katanya.

Advertisement

Penghitungan awal total investasi pembangunan KA Semicepat Jakarta-Surabaya adalah Rp 80 triliun.

Terkait kendala operasional yang masih satu jalur dengan kereta jarak jauh dan kereta barang, Budi mengatakan hal itu bisa diatur. "Jadi sama saja, kereta jarak jauh Jakarta-Surabaya diganti dengan itu (KA Semicepat), kalau ada dualisme paling dengan barang saja, KA barang menunggu, ini (KA Semicepat) yang diutamakan," katanya.

Terkait kecepatannya, dia mengatakan syarat KA Semicepat adalah di bawah 200 kilometer per jam atau 160 kilometer per jam dengan waktu tempuh Jakarta-Surabaya 5 jam.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar proyek KA Semicepat Jakarta-Surabaya agar menggunakan jalur yang sudah ada agar pembangunannya lebih cepat.

Baca juga:
Wapres JK minta kereta sedang Jakarta-Surabaya pakai rel yang sudah ada
Menhub pilih proyek kereta sedang Jakarta-Surabaya punya jalur sendiri
Kajian awal kereta sedang Jakarta-Surabaya diserahkan pekan depan
Presiden Jokowi minta detail pembiayaan kereta cepat RI dengan China
Kemenko Maritim: Kereta Jakarta-Surabaya berkecepatan 160 km/jam

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.