Juni 2018, gedung parkir pintar GBK ditarget selesai dibangun
Progres pembangunan saat ini sudah dalam tahap pemancangan tiang fondasi. Diharapkan akhir Januari, pembangunan fisik sudah dimulai dan pada April atau pertengahan Mei wujud fisik sudah mulai terlihat. Nantinya sistem pembayaran parkir ini akan dilakukan secara non tunai.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) menargetkan pembangunan gedung parkir pintar selesai Juni 2018. Harapannya gedung sudah beroperasi saat gelaran Asian Games Agustus mendatang.
"Di kontrak itu akhir Juli 2018, tapi karena ada Asian Games kita berusaha mempercepat itu di akhir Juni selesai. Sebelum Asian Games kita sudah beres," ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Pelaksanaan Penataan Bangunan Strategi 3 Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Anggoro Putro, kepada Merdeka.com di Jakarta, pekan lalu.
Dia mengatakan progres pembangunan saat ini sudah dalam tahap pemancangan tiang fondasi. Diharapkan akhir Januari, pembangunan fisik sudah dimulai dan pada April atau pertengahan Mei wujud fisik sudah mulai terlihat.
"Kita baru kontrak 8 Desember 2017, masa konstruksi 8 bulan. Kontraktornya PT Jaya Konstruksi KSO Yodya Karya," tambah dia.
Dia pun mengatakan nantinya sistem pembayaran parkir ini akan dilakukan secara non tunai. Hal ini dilakukan untuk memperluas kebiasaan pembayaran non tunai di masyarakat.
"Kita juga akan prioritaskan pembayaran parkir secara non tunai. Kan trend sudah mulai non tunai. Sedang kita rencanakan untuk biasakan masyarakat," tandasnya.
Baca juga:
Begini kronologi Pasar Gembrong dicaplok proyek Tol Becakayu
Menko Luhut sambut niat Ratu Prabu bangun LRT Jakarta bisa tekan beban APBN
Potret Pasar Gembrong jelang digusur untuk Tol Becakayu
Syarat pemerintah agar LRT Ratu Prabu diberi lampu hijau dibangun di Jakarta
Lari pagi bareng Sandi Uno, Menteri Rini bahas kontribusi BUMN untuk bangun DKI
Menjajal kereta Bandara Soekarno-Hatta
2019, jalan Trans Papua sepanjang 4.330 Km tersambung semua