Jonan sebut duo Angkasa Pura payah kelola bandara
Pelayanan bandara di Indonesia tak memenuhi standar
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengaku prihatin dengan pelayanan bandara di Indonesia tak memenuhi standar. Meskipun bersatus Badan Usaha Milik Negara, Jonan tak segan menyebut duo Angkasa Pura payah mengelola bandara.
"Badan usaha juga harus yang berpengalaman, tetapi kan yang berpengalaman AP I dan AII, tapi kan masih banyak yang tidak becus bandaranya," ujarnya saat konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (5/2).
Jonan menegaskan bakal mencabut izin pengelolaan bandara. Jika operator terbukti tidak baik dalam mengelolanya.
"Konsekuensinya ada, (cabut izin) kenapa tidak?" jelas dia.
Terkait itu, Jonan bersiap menawarkan pengelolaan sepuluh bandara kepada perusahaan swasta. Dimana, kepemilikan mayoritas kesepuluh bandara itu masih dipegang pemerintah.
"Bandara yang ditawarkan oleh pemerintah ini sebagian besar sahamnya masih dimiliki pemerintah," ungkapnya.